Meski Sering Berbeda, Ulama Bersatu Dalam Ayat Ini

Ustadz Abdul Somad Lc MA (fb uas)


Syeikh Abdul Halim Mahmud, sebagaimana diceritakan oleh Ustadz Abdul Somad Lc MA, membagi ulama ke dalam tiga kelompok besar. Hal ini seperti dituliskan dalam buku Syeikh Abdul Halim yang berjudul Hadzihi Hayati.





Ketiga ulama tersebut, lanjut Ustadz Somad, adalah ulama tekstualis, rasionalis, dan intuisi. Ulama tekstualis, kata Ustadz Somad, lebih mengedepankan teks.

"Terlalu ketat dan terikat dengan teks." kata Ustadz Somad saat mengisi pengajian Subuh di Masjid Royatul Ikhlas, Berau, Kalimantan Timur pada Kamis (29/3/18).

Sedangkan ulama rasionalis, kata Ustadz Somad, lebih mengedepankan akal. Dan ulama intuisi yang biasanya terdiri dari kalangan ulama tasawuf, lebih mengedepankan ilham.

"Ulama rasionalis mengedepankan akal. Ulama intuisi mengedepankan ilham." katanya menerangkan.

Ketiga ulama ini kerap berbeda dalam banyak persoalan. Baik fiqih, politik, dan lain sebagainya. Meski demikian, ada satu ayat yang mampu mempersatukan para ulama tersebut.





"Ketiga ulama ini dipersatukan dengan satu ayat,

 وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ ۚ وَذَٰلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ - 

Wa maa umiru illa liya'budullaha mukhlishina lahuddiina hunafa-a wa yuqimush shalata wa dzalika diinul qayyimah. 

(Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama dan juga agar mendirikan shalat dan menunaikan zakat. Dan yang demikian itulah agama yang lurus). (Qs. Al-Bayyinah [98]: 5)"

Semua ulama bersatu dalam memperjuangkan agama Allah. Bersatu dalam soal keikhlasan, hanya mengharapkan Ridha-Nya.

"Apa pun latar belakangnya, kalau sudah memperjuangkan agama, akan bersatu dalam ikhlas. Engkau (Allah) yang kumaksud. Ridha-Mu yang kucari. Tujuannya adalah menolong agama Allah." pungkas Ustadz Somad. [Tarbawia]





Diberdayakan oleh Blogger.