Namanya Disebut KPK, Ini Fakta Mengagumkan Pegawai Kemenag Trucuk Klaten

Abdurrahman Muhammad Bakrie (dtk)


Abdurrahman Muhamamd Bakrie, pria berusia 35 tahun, yang bekerja di KUA Trucuk, Klaten, Jawa Tengah mendadak menjadi perbincangan publik karena namanya disebut-sebut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).





Dinilai mengejutkan, ternyata penyebutan KPK ini bukan karena laki-laki yang akrab disapa Bakrie ini telah melakukan korupsi. Lantas, mengapa namanya disebut oleh KPK? Berikut fakta-fakta yang dinilai mengagumkan terkait Bakrie ini.

Laporkan 59 Gratifikasi


Bakrie disebutk oleh KPK karena telah berani melaporkan tindakan gratifikasi yang dialamatkan kepadanya. Tidak tanggung-tanggung, ia telah melaporkan hal ini sejak 2015 alias tiga tahun lalu.

"Laporannya beberapa kali. Tapi sekali lapor ada beberapa kejadian." katanya seperti dilansir detik pada Jum'at (23/3/18).

Jumlah yang Dilaporkan


Dari 59 kali menerima gratifikasi, jumlah yang diberikan pemberi gratifikasi berbeda-beda. Lantaran bertugas sebagai pelayan masyarakat, jumlah yang diterima mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah.





"Jumlahnya beda-beda. Sekali menikahkan itu dari Rp 25 ribu sampai Rp 200 ribu." katanya menerangkan.

Ingin Hidup Tenang


Bakrie menerima gratifikasi dari masyarakat ketika menikahkan di luar jam kantor dan di luar kantor urusan agama. Meski sudah diberitahu bahwa masyarakat cukup membayar Rp 600 ribu, banyak yang memberikan uang tambahan, bahkan diberikan dengan cara memaksa dengan langsung memasukkan ke dalam kantong atau tas Bakrie.

Bakrie mengaku tidak enak saat akan menolak. Ia menerima, kemudian berinisiatif mengembalikannya kepada Negara melalui KPK. Pria ini mengaku melaporkan tindakan gratifikasi karena ingin mendapatkan ketengan hidup dan bekerja dengan benar.

""Niatnya pengin kerja yang baik aja, sesuai aturan yang ada. Kerja nyaman, teratur, biar kerja enak. Semoga tetap Istiqomah. Agar tidak ada korupsi ya kita mulai dari diri sendiri," pungkas lulusan STAIN Surakarta ini. [Tarbawia]



Diberdayakan oleh Blogger.