Cerita Aa Gym Ini Bikin Kaki TGB Gemetar

Aa Gym dan TGB Muhamamad Zainul Majdi


Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengaku bergetar kakinya ketika mendengarkan cerita KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym).





"Kaki saya gemetar," kata TGB menyampaikan kesaksian di Masjid Rahmatan Lil 'Alamin ECO Pesantren Daarut Tauhid Bandung pada Ahad (1/4/18).

Kisah yang dituturkan oleh Aa Gym dan membuat kaki TGB gemetar ialah ilustrasi kelapa. Untuk diperas menjadi santan, kelapa harus melalui perjalanan panjang, berliku, dan menyakitkan.

Setelah dipotong dari pohon dan dijatuhkan dari atas dengan jarang puluhan meter, kelapa harus dikupas kulitnya (serabut) dengan benda tajam.

Setelah itu, ada proses melepas batok kelapa yang keras dengan menggunakan benda tajam. Belum usai, daging kelapa harus digiling dengan menggunakan mesin hingga menjadi butiran-butiran kecil.

Baru setelah itu, kelapa dicampur dengan air, lalu diperas hingga menghasilkan santan. 

Episode kehidupan seperti itulah yang dialami oleh Aa Gym sejak tahun 90an. Aa mendirikan Daarut Tahuid pada tahun 1990 dan berkembang signifikan sampai tahun 1998.





Setelah gelombang reformasi bergejolak, tepatnya pada tahun 2000an, Aa Gym mulai dikenal oleh masyarakat luas dan memuncak di tahun 2004.

Pada tahun itu, Aa Gym merasakan ujian kemasyhuran hingga sempat digadang-gadang sebagai salah satu kandidat calon Presiden.

Pada tahun 2006, ujian menerpa Aa Gym yang diibaratkan seperti episode perjalanan berat dan berliku kelapa hingga menjadi santan yang bermanfaat dan enak dinikmati.

Mendengar penuturan tersebut, TGB merasa bahwa tidak semua dai siap mendapatkan badai ujian seperti Aa Gym. Karenanya, TGB berdoa agar ujian itu 'diwakilkan' kepada Aa saja dan tidak ditimpakan kepada dai lain setelahnya. (Baca: Pendapat TGB Soal Game Online)

"Jadi dikifayahkan kepada Aa saja ya?" katanya sembari menatap wajah Aa Gym.

Ternyata, pernyataan TGB serupa dengan perkataan Ustadz Yusuf Mansur. Hal ini seperti dituturkan oleh Aa Gym, "Ustadz Yusuf Mansur juga bilang begitu, katanya cukup Aa saja yang mengalami." [Tarbawia]



Diberdayakan oleh Blogger.