Fenomena Heboh #2019GantiPresiden Ini Dijumpai di Binjai Sumut

Karangan Bunga #2019GantiPresiden (rmol)



Bukan main. Tagar #2019GantiPresiden telah menjelma menjadi sebuah gerakan. Data digital menyebutkan, tagar #2019GantiPresiden justru naik sebanyak 300 persen setelah dikomentari secara khusus oleh Presiden Joko Widodo saat berpidato di Bogor beberapa waktu lalu.





Kini, ditemukan di Binjai Sumatera Utara, gerakan #2019GantiPresiden ini benar-benar heboh bahkan pertama kali ada di Indonesia.

Seperti dilaporkan Rakyat Merdeka, ditemukan sebuah karangan bunga bertuliskan #2019GantiPresiden ditemukan di Jalan Arwana, Binjai Timur, Kota Binjai Sumatera Utara pada Rabu (11/4/18).

Karangan bunga tersebut diduga diberikan oleh salah seorang tamu untuk pasangan pengantin yang menikah. Di bagian atas tertulis #2018GantiStatus, sedangkan di bagian bawah tertulis #2019GantiPresiden.

Karangan bunga itu menjadi pusat perhatian. Banyak warga yang berfoto dengan menggunakan karangan bunga #2019GantiPresiden tersebut sebagai latar belakang.





#2019GantiPresiden


Tagar #2019GantiPresiden pertama kali dimunculkan oleh politisi Muslim PKS Mardani Ali Sera. KPU dan Bawaslu menyatakan, tagar tersebut bukanlah sebuah pelanggaran dalam pemilu.

Sejumlah politisi dan pakar pun memberikan tanggapan. Umumnya, mereka memaklumi dan menganggapnya sebagai bagian dari aspirasi politik.

Effendi Gazali, seorang pakar ilmu komunikasi politik UI, misalnya menyatakan bahwa kaos atau apa pun yang bertuliskan #2019GantiPresiden adalah sah dan konstitusional. (Baca: Effendi Gazali: #2019GantiPresiden Sah dan Konstitusional)

Dosen filsafat Rocky Gerung juga berpendapat, tagar #2019GantiPresiden adalah fiksi alias harapan yang sah dan tak perlu dikhawatirkan. (Baca: Pendapat Rocky Gerung soal #2019GantiPresiden)

Sementara itu, wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyebutkan, gerakan #2019GantiPresiden adalah ekspresi politik, bahwa ia sudah mengenakan kaos #2019GantiPresiden. (Baca: Pendapat Fadli Zon soal #2019GantiPresiden) [Tarbawia]



Diberdayakan oleh Blogger.