Makar dan Kriminalisasi Ulama Belum Berhenti, Begini Nasihat Aa Gym

Aa Gym, Ustadz Abdul Somad, Tuan Guru Bajang (TGB) M Zainul Majdi





Sebagai salah satu tokoh yang dianggap ulama oleh masyarakat Muslim Nusantara, KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym mengetahui betul bagaimana beratnya ujian menjadi tokoh umat.






Karena itu, Aa Gym berpesan kepada jamaah terkait langkah-langkah yang bisa dilakukan demi menjaga para ulama dari berbagai jenis makar, kriminalisasi, termasuk godaan jin dan manusia.

"Doakan para ulama. Sing khusyuk. Demi Allah, tidak ada yang tidak didengar oleh Allah." pesan Aa Gym kepada puluhan ribu umat Islam di Masjid Rahmatan Lil 'Alamin, ECO Pesantresn Daarut Tauhid, Bandung, Jawa Barat pada Ahad (1/4/18).

Baca: Kisah Mundurnya Aa Gym dari Cagub Jabar

Aa Gym dan para dai lainnya merasa sangat membutuhkan doa dari umat Islam untuk menghadapi ujian yang dibisikkan oleh setan dan bala tentaranya.

"Setan mati-matian dengan segala cara untuk membuat kami tergelincir." lanjut Aa Gym.




Menurutnya, menjadi panutan dan pemimpin umat adalah ujian yang berat. Sayangnya, banyak orang yang tidak mengetahui sehingga melihatnya sebagai kelebihan semata.

"Hanya orang peka yang melihat ini sebagai tipu daya setan. Ini posisi yang membahayakan." tegas Aa Gym.

Setan dari jenis jin dan manusia, kata Aa Gym, juga menggoda para ustadz, dai, kiyai, ulama, dan habaib dengan godaan yang lebih dahsyat, bahkan menggunakan dalil dari Al-Qur'an dan Sunnah.
"Setan yang menggoda para ulama bukan setan biasa. Mereka menggoda pakai Al-Qur'an, hadits dan dalil untuk menggelincirkan niat dan cara dakwah." pungkas Aa yang duduk di antara Ustadz Abdul Somad dan Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. [Tarbawia]



Diberdayakan oleh Blogger.