Singkat! Begini Cara Fadli Zon 'Sikat' Adian Napitulu yang Sewot dan Panas

Adian Napitulu (ilustrasi)


Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyampaikan argumen singkat untuk 'menyikat' politisi PDIP Adian Napitulu yang terlihat emosi dan berkali-kali memotong pembicaan politisi PKS, Mardani Ali Sera, dalam ILC Tahun Politik Memanas pada Selasa (3/4/18) malam.





"Adian Napitulu ini terjebak masa lalu, yang dikritik orde baruterus." kata Fadli, menunjuk ke arah Adian.

Menurut Fadli, orde baru telah berakhir 20 tahun yang lalu melalui peristiwa reformasi pada tahun 1998.Berlarut-larut mengkritik masa lalu, kata Fadli, juga tidak relevan lagi kecuali untuk mengambil pelajaran.

"Itu pembicaraan kita 20 tahun yang lalu." ungkap politisi Partai Gerindra ini.

Dalam pandangan Fadli, mengkritik masa lalu tidak masalah. Namun, ada yang lebih riil untuk disikapi, yaitu kondisi saat ini.

"Kita berbicara tentang keadaan kita sekarang. " tegasnya.





Fadli juga berpendapat, analisa Adian terkait pidato Prabowo Subianto tidak menyentuh sisi substansi.

"Analisis Anda terlalu dangkal. Kritik dengan cerdas, dengan data yang kuat." pungkas laki-laki berkacamata yang mengaku banyak membaca buku ini.

Adian Sewot dan Panas


Dalam ILC Tv One pada Selasa (3/4/18), politisi moncong putih ini terlihat tidak stabil. Dia berkali-kali memotong pembicaraan politisi PKS, Mardani Ali Sera. (Baca: Adian Napitulu Panas, Sebut ILC Berpotensi Sebar Hoax)

Kondisi ini terus dilakukan Adian Napitulu sepanjang 13-an menit, waktu yang digunakan oleh Mardani untuk menyampaikan paparan.

Alhasil, host ILC Karni Ilyas pun meninggikan suaranya dan menunjuk ke arah Adian seraya berkata, "Ini kayak bapak-bapak berkelahi. Ini bertengkar, saya minta diskusi. Anda (Adian) ada argumen nanti." pungkas Karni, Adian terdiam. (Baca: Reaksi Karni Ilyas saat Adian Ngotot) [Tarbawia]



Diberdayakan oleh Blogger.