Panas! Begini Debat Ustadz Haikal Hasan dan Kapitra Soal Kepulangan HRS



Caleg PDIP, Kapitra Ampera bersikeras dengan argumennya yang menyatakan bahwa Habib Rizieq Syihab bisa segera pulang ke Indonesia.




Sayangnya, argumen itu belum terbukti hingga kini. Karenanya, Ustadz Haikal Hasan yang hampir tiap malam berkomunikasi dengan Habib Rizieq membantah dengan tegas argumen Kapitra.


Kapitra Ampera: Habib Rizieq Syihab jadi tersangka cuma 2 kasus, yang lain terlapor. 

Haikal Hasan: Kita kepingin Habib Rizieq pulang 

Kapitra Ampera: Karena dua ini sudah SP3, kalau Habib Rizieq mau pulang, ya pulang aja. 

Haikal Hasan: Woe? 

Kapitra Ampera: Gimana? Kan sudah selesai. Katanya mau pulang? Siapa yang larang dia pulang?

Karni Ilyas: Katanya ada kekuatan besar (yang membuat Habis Rizieq tidak bisa pulang).

Kapitra Ampera: Kita lihat nanti, kekuatan apa? Secara hukum formil, legal-formil, gak ada masalah.

Haikal Hasan: Berarti makin menunjukkan fakta bahwa Pak Kapitra tidak dekat dengan Habib Rizieq. 




Kapitra Ampera: Bukan, dia warga negara. 

Haikal Hasan: Tidak bisa pulang, Pak Kapitra. 

Kapitra Ampera: Ya kenapa gak bisa pulang? 

Haikal Hasan: Tidak bisa pulang. 

Di akhir argumentasi, Ustadz Haikal Hasan menyudahi perdebatan dengan ungkapan yang damai, sejuk, dan penuh cinta.

"Pak Kapitra, I love you very much, Pak Kapitra. Kami mencintai Pak Prabowo dan kami mentaati Habib Rizieq. Apa pun yang dikatakan Habib Rizieq, kami taat. Yang dipilih oleh ulama, itu legitimated. Yang dipilih oleh ulama itu Pak Sandiaga Uno. Clear soal itu. Para elit, berikanlah kesejukan. Pak Kapitra, kita masih pakai Qur'an yang sama, sujud di masjid yang sama, kalau berdebat seperti ini terus kayaknya tidak elok." pungkas Ustadz Haikal pada acara #ILCIjtimaUlama2, Selasa (18/9/18).

Pengacara Habib Rizieq, Eggi Sudjana juga mengungkap adanya berbagai ancaman melalui kabar-kabar akan adanya penangkapan dan skenario kekacauan terkait kepulangan Habib Rizieq. [Tarbawia]

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Diberdayakan oleh Blogger.