Bakar Bendera Tauhid untuk Menjaga? Begini Jawaban Cerdas Netizen



Ketum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa Banser Garut membakar bendera Tauhid untuk menyelamatkan alias melindunginya. Pernyataan ini mendapatkan bantahan yang cerdas dan telak dari netizen.




"Kalau emang niatnya menyelamatkan kalimat Tauhid agar gak diinjak-injak, harusnya dilakukan di tempat tertutup. Saya juga sering membakar kertas yang ada ayat Qur'annya, tapi di tempat tertutup." kata Ali Muhtarom.


Banser Bakar Bendera Tauhid


Viral di media sosial. Sebuah tindakan bernada sangat melecehkan. Kain berukuran segi empat sama berbentuk bendera bertuliskan kalimat Tauhid Laa Ilaha Illallah. Berwarna hitam.





Oleh sekelompok oknum berseragam Banser, kain yang dikenal sebagai bendera Tauhid ini dibakar. Ramai-ramai. Apakah ini termasuk perbuatan yang menantang Murka Allah?

Dalam video yang beredar luas di dunia maya pada Senin (22/10/18) siang, terdengar lagu Ya Lal Wathon yang merupakan mars ormas Anshor. Pembakaran bendera Tauhid dilakukan oleh banyak oknum.
Bendera yang dibakar oknum Banser Garut bukanlah bendera HTI, melainkan bendera Tauhid. Dua bendera ini memiliki perbedaan pada tulisan Hizbut Tahrir Indonesia.[Tarbawia]

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.