Ustadz Abdul Somad Ungkap Cara Cerdas Kenali Niat Pembakaran Bendera Tauhid




Ustadz Abdul Somad Lc MA menyebutkan, membakar bendera memang bisa bermakna menghormati atau melecehkan. Untuk mengenali kedua niat tersebut, Ustadz Abdul Somad menyampaikan kiat sederhana yang cerdas.




"Membakarnya (benda bertuliskan kalimat Tauhid) ada dua, karena ingin menghormati atau ingin melecehkan. Itu bisa kita lihat dari respons atau sikap wajah orang saat membakar." kata Ustadz Abdul Somad, Senin (29/10/18).

Sikap para pembakar selalu dipengaruhi oleh niatnya. Dan jika terbukti melakukan tindakan keburukan, pihak yang memiliki otoritas harus memberikan hukuman yang layak.

"Kalau dia membakar sambil ketawa-ketawa berarti dia sedang mengejek. Melecehkan. Ulil amri (harus)  menjatuhkan hukuman. Serahkan ke hukum." tegas lulusan Universitas Al-Azhar, kairo, mesir ini.

Cara Perlakukan Benda Bertuliskan Kalimat Tauhid





Ustadz Abdul Somad menjelaskan tiga pendapat terkait cara memperlakukan benda-benda yang terdapat tulisan berupa kalimat suci termasuk kalimat syahadat. Ulama madzhab berbeda pendapat, tetapi umumnya bertujuan sama, untuk menghormati.

"Ulama Hanafi menjelaskan cara memusnahkan benda bertuliskan kalimat Tauhid yang tercecer dengan cara dikubur. Ambil, galih tanah, kubur. Madzhab Syafi'i, dibakar. Ini pendapat Imam Jalaludin As-Suyuti. Dibakar sampai hancur sehingga tak ada lagi tersisa tulisan Allah. Ulama' Saudi, Ibnu Utsaimin berpendapat agar ceceran kertas bertuliskan kalimat suci disobek sampai hurufnya hilang atau terputus." terang Ustadz Abdul Somad. []

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.