Menpora Minta Dahnil Cari Pelapor, Begini Respons Polisi



Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak untuk mencari pihak yang melaporkan dirinya terkait dugaan korupsi dana Kemah dan Apel Pemuda Islam di Prambanan, Jawa Tengah pada Desember 2017 lalu.




Menanggapi permintaan Menpora kepada Dahnil, Diskrimsus Polda Metro Jaya menyampaikan respons melindungi pelapor.

"Kita itu lagi nangani kasus tidak pidana korupsi, dalam kasus tidak pidana korupsi apabila kita menginformasikan nama pelapor kita bisa dikenai hukuman," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan seperti dilansir detik, Senin (26/11/18). 

Adi menjelaskan, melindungi pelapor merupakan amanah Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Apabila dilaporkan ke media dan ke mana-mana, saya bisa dikenakan hukuman dan itu ada di dalam undang-undang Tipikor," lanjutnya. 

Atas alasan tersebut, Polda Metro Jaya sebagai penegak hukum tidak akan mengungkap siapa pelapor dugaan korupsi dana Kemah dan Apel Pemuda Islam Kemenpora 2017.

"Nggak boleh (memberitahu sosok pelapor), itu amanat undang-undang,"  pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Menpora mengaku sudah bertemu dengan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Menpora meminta kepada Dahnil untuk mencari identitas pelapor.




"Yang penting cari pelapornya dulu, motifnya apa," kata Imam.

Dugaan Korupsi Dana Kemah dan Apel Pemuda Islam


Ketua Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak dan Ketua Panitia Kemah dan Apel Pemuda Islam 2017, Ahmad Fanani dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan korupsi dana Kemah dan Apel Pemuda Islam 2017.

Dalam agenda yang diselenggarakan oleh Kemenpora di Candi Prambanan dengan melibatkan sekitar 20.000 peserta ini, Pemuda Muhammadiyah diisukan melakukan penyalahgunaan anggaran sehingga merugikan negara.

Faktanya, dana Kemah dan Apel Pemuda Islam berasal dari Kemenpora sebanyak 5,5 miliar rupiah. GP Ansor menerima 3,5 miliar, Pemuda Muhammadiyah menerima 2 miliar. 

Namun, Pemuda Muhammadiyah mengembalikan dana 2 miliar tersebut kepada Kemenpora. Pemuda Muhammadiyah tidak menggunakan dana tersebut satu rupiah pun. [Tarbawia]

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.