Batal Undang Presiden Jokowi, Ini Penjelasan Penting Panitia Reuni Akbar Mujahid 212

Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 saat konpres (ilustrasi)

Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 menyampaikan informasi terkait batalnya undangan untuk Presiden Joko Widodo. Penjelasan ini termaktub dalam lima poin Maklumat Panitia Reuni Akbar Mujahid 212.

"Batal mengundang Jokowi dan rezimnya karena mereka anti aksi 212, tidak mensyukuri anugerah 212 bahkan masih berupaya mengkriminalisasi ulama dan aktivis 212." demikian bunyi poin pertama Maklumat Panitia Reuni Akbar 212 setelah melakukan koordinasi dengan Imam Besar Habib Rizieq Syihab (HRS).

Berikut isi lengkapnya:






Maklumat Panitia Reuni Akbar Mujahid 212

Setelah mengadakan rapat akhir, panitia mendengarkan saran dari para ulama 212 serta arahan dari Imam Besar Al Habib Muhammad Rizieq Syihab dari Kota Suci Mekah, maka Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 memutuskan:

1. Batal mengundang Jokowi dan rezimnya. Karena mereka anti aksi 212, tidak mensyukuri anugerah 212 bahkan masih berupaya mengkriminalisasi ulama dan aktivis 212.

2. Jika Nisa Sabyan hadir, maka dipersiapkan duduk di tempat akhwat sebagai tamu kehormatan dan tidak mengisi acara.

3. Kepada jamaah yang akan hadir disarankan langsung menuju Monas karena semua rangkaian acara Reuni Akbar Mujahid 212 berlangsung di Monas. Adapun kendaraan dipersilakan parkir di area yang sudah disiapkan (IRT, Lapangan Banteng, Lemhanas, Istiqlal, dll) dan diharapkan sudah ada di Monas selambat-lambatnya sebelum pukul 05.00 WIB agar tidak terkena pengalihan jalur lalu lintas karena adanya kegiatan Car Free Day di Jl. Sudirman - Jl. Thamrin.




4. Jamaah Reuni Akbar Mujahid 212 dilarang membawa dan memakai bendera/atribut/kostum parpol atau capres/cawapres mana pun, tapi diserukan membawa bendera Merah Putih dan Bendera Tauhid aneka warna sesuai yang disukai.

5. Jamaah Reuni Akbar Mujahid 212 wajib menjaga ketertiban dan kedamaian serta kebersihan selama acara berlangsung dan taat pada komando panitia. 

Ayo kibarkan jutaan bendera merah putih dan bendera Tauhid dengan warna warni.

Jakarta, 30 November 2018

Ust. Bernard Abdul Jabar                    KH. Muhammad Al Khottot
Ketua OC                                             Ketua SC

Tarbawia berupaya melakukan konfirmasi terkait kebenaran surat berjudul Maklumat Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 ini kepada salah satu panitia bidang acara. Panitia yang enggan disebut namanya itu membenarkan bahwa surat tersebut resmi dari Panitia Reuni Akbar Mujahid 212. [Tarbawia]

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.