Ketum GP Ansor 'Ancam' Dubes Saudi, Sindiran Netizen Bernada Damai



Netizen membalas cuitan Ketum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas yang bernada ancaman kepada Dubes Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah Muhammad Al-Suaibi. Balasan netizen menyindir telak meski nadanya damai.




"Jare Islam Nusantara udu Islam ngarab.. sing aman damai.. kuwi jaremu den..lha iki lagi kesentil sithik wis ngamuk2... lha bayangno UAS kae.. dituduh anti NKRI, radikal, macem2.. ora koyo ngene iki.. tetap aman damai.. kuwi lagi Islam aman damai." cuit @pamung2_jati menyampaikan balasan.

(Katanya Islam Nusantara bukan Islam Arab... yang aman damai.. itu katamu.. lah ini baru didentil sedikit saja sudah marah-marah.. lah bayangkan UAS itu.. dituduh anti NKRI, radikal, macam-macam gak seperti ini (marah-marah)... tetap aman damai... itu baru Islam aman damai).


Cuitan balasan dari @pamung2_jati ini disampaikan untuk Yaqut Cholil Qoumas yang menyampaikan cuitan bernada ancaman dengan menggunakan bahasa Jawa.




"Mas @Os_alshuibi sampean iki opo ora ngerti, yen sabar kuwi ono watese? Ndang njaluko sepuro, sak durunge tambah mblangkrah urusan iki. Tak tunggu yoo.. yen arep ngopi2 dhisik, yo ayo. Tinimbang sirahmu tambah mumet. #pulangkanOsamahSuaibi." cuit Yaqut, Senin (3/12/18).

(Mas @Os_alshuibi Anda ini apa gak ngerti, kalau sabar itu ada batasnya? Segera minta maaf sebelum bertambah kemana-mana urusan ini. Saya tunggu ya.. kalau mau ngopi-ngopi dulu, ya ayo. Daripada kepalamu tambah pusing. #PulangkanOsamahSuaibi.)

Sebelumnya, PBNU menyampaikan protes atas cuitan Dubes Osamah terkait Reuni Akbar Mujahid 212 di Monas, Jakarta, Ahad (2/12/18). Dalam cuitan tersebut, PBNU menilai Osamah menghina GP Ansor karena menggunakan kata 'almunharifah' yang bermakna organisasi terlarang atau sesat.

Akan tetapi, cuitan Osamah yang dilaporkan sudah berubah. Berbeda dengan cuitan pertama yang dipersoalkan oleh PBNU. [Tarbawia]

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.