Berani! Ini Surat Terbuka Ust Felix Siauw kepada Polisi




Buat Polisi di Tahun 2019

Untuk kesekian kalinya, udah nggak keitung lagi, panitia mengeluh ke saya, kajian mereka yang saya rencanakan hadiri, mendapat tekanan dari polisi




Mempersulit acara, prosedur berbelit, ujung-ujungnya acara diminta dibubarkan sebelum kejadian. Dan ini terjadi bukan di satu dua daerah, rata se-Indonesia

Persekusi bukan hanya ormas, polisi sekarang sudah nggak malu-malu. Alasannya, khawatir saya kampanye 02, dan bawa-bawa HTI, klise dan lucu

Padahal saya sudah sampaikan, saya bukan jurkam siapapun, yang saya perjuangkan Islam. Bawa-bawa HTI? Ini pun lebay, kan badan hukumnya sudah dicabut

Apa maunya pak polisi? Diskusi nggak mau, dijelaskan nggak mau dengar. Pak presiden suruh lapor kalau ada persekusi, lha ini pelakunya polisi sendiri

Jangan heran kalau masyarakat selama ini nggak percaya polisi netral, karena memang keliatan banget berpihak. Kayaknya kalau soalan Islam, sensitif banget




Bilang begini juga pasti salah, sebab polisi sudah tidak lagi mau mendengar masyarakat. Pokoknya kalau sekarang beda pilihan sama mereka, itu makar

Saya masih inget banget, dulu kalangan nenek-nenek saya pernah pesen saya, kalangan nenek-nenek saya bukan Muslim ya, bukan anggota HTI pastinya

Mereka pesen sama anak perempuannya, "Besok kalau nikah, jangan sama polisi". Sekarang saya ngerti dikit banyak arti kata-kata itu

Atau adakah polisi-polisi, yang masih tersisa keadilan pada dirinya, dan keimanan pada hatinya, yang mau membuktikan pada saya kalau ungkapan itu salah?

Ditunggu keadilannya, pak polisi. Masyarakat nggak buta kok, kita juga nggak tuli. Apalagi Allah, pastinya satu saat nanti saya dan bapak, akan ditanya

#polisi #pelayan #masyarakat #wasit #bukan #pemain #adil


Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:

Info Donasi/Iklan:

081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.