Taman Rusak Bekas Malam Tahun Baru, Begini Jawaban Bijak Anies Baswedan



Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan jawaban yang dinilai bijak saat merespons rusaknya taman di sekitar Monas Jakarta saat acara malam pergantian tahun 2017-2018.





Menurut Anies, rusaknya tanaman di taman Monas bisa ditanam lagi. Pihaknya akan memerintahkan instansi terkait untuk melakukan pekerjaan tersebut.

"Kita tanamin lagi, cepet (tumbuh) kok kalau rumput." kata Anies Baswedan seperti dilansir Kompas, Senin (1/1/18).

Menurut lulusan Universitas Gajah Mada Yogyakarta ini, Monas memang diperuntukkan sebagai park yang bisa digunakan untuk berkegiatan. Berbeda dengan garden yang memang hanya untuk dilihat, tidak diperuntukkan untuk melakukan kegiatan.

"Kita tempatkan jangan sebagai garden (kebun), tapi sebagai park (taman). Kalau garden itu enggak boleh kena (injak), kalau park itu tempat bermain, tempat orang berkegiatan, itu namanya park," terang mantan Menteri Pendidikan Nasional ini.

Bukan hanya kali ini, Anies Baswedan memang terbiasa menyampaikan kalimat yang bijak terkait kepemimpinannya di DKI Jakarta.

Seperti saat DKI Jakarta dilanda banjir, Anies dengan tegas menyatakan bahwa banjir merupakan tanggungjawabnya dan pihaknya berkomitmen akan segera mencari solusi.




Ia juga langsung mengunjungi korban kebanjiran sampai menjelang malam, saat pegawai-pegawai lain sudah beristirahat di rumah bersama keluarganya.

Tindakan Anies ini dinilai lebih menyejukkan dibanding kepemimpinan yang selalu mencari kambing hitam saat banjir melanda Jakarta. Entah dengan menyalahkan pompa air, sabotase kabel bekas di gorong-gorong, dan sebagainya.

Pada malam tahun baru 2018 ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dikomandoi Anies-Sandi juga mencetak sejarah baru. 

Bekerjasama dengan banyak pihak, Pemprov DKI Jakarta memberikan fasilitas nikah massal gratis mahar kepada 437 pasangan pengantin. Bagi pasangan baru mendapatkan mahar sebesar 1 gram emas.

Sedangkan untuk seluruh pasangan berhak mendapatkan Al-Qur'an dan seperangkat alat shalat serta tabungan baru per individu. [Mbah Pirman/Tarbawia]



Diberdayakan oleh Blogger.