Banyak yang Nyinyiri Ustadz Abdul Somad Cawapres, Ini Penjelasan Ulama



Ustadz Abdul Somad Lc MA direkomendasikan oleh GNPF Ulama sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 mendatang. 




Banyak oknum yang nyinyir. Mereka menganggap Ustadz Somad tak layak karena tidak memiliki pengalaman politik dan birokrasi. 

Menanggapi fenomena ini, GNPF Ulama membeberkan lima kriteria yang dijadikan parameter hingga nama Ustadz Abdul Somad masuk dalam rekomendasi cawapres pendamping Prabowo Subianto.

Kriteria Umum


1. Beriman dan bertakwa kepada Allah SWT 

2. Memiliki ilmu dan kompetensi dalam penyelenggaraan negara yang konsisten dengan pembukaan UUD 1945 

3. Sehat jasmani dan rohani 

4. Memiliki keberpihakan kepada pribumi dan umat Islam 

5. Mampu menjaga kedaulatan negara dan melindungi segenap bangsa dari intervensi dan kendali pihak asing serta bebas dari komunisme, liberalisme, sosialisme, kapitalisme dan aliran sesat. 




Kriteria Khusus


1. Muslim yang taat beribadah dalam arti luas 

2. Memiliki karakter jujur, terpercaya, cerdas dan tabligh 

3. Memahami substansi pembukaan UUD 45 sesuai khittah perjuangan kemerdekaan Indonesia 

4. Kemampuan manajerial kepemimpinan 

5. Keberpihakan dan pembelaan terhadap kepentingan Isla




Rekomendasi Ulama


GNPF Ulama merekomendasikan dua pasangan capres-cawapres setelah melakukan Ijtima' Ulama dan Tokoh Nasional di Jakarta pada Jum'at-Ahad (27-29/7/18). Yakni pasangan Prabowo Subianto - Habib Salim Segaf Al-Jufri dan Prabowo Subianto - Ustadz Abdul Somad Lc MA.

Ustadz Abdul Somad Tolak Cawapres


Menanggapi rekomendasi pencawapresan dirinya, Ustadz Abdul Somad Lc MA memilih menolak secara halus. Ia menegaskan akan mendukung rekomendasi capres Prabowo Subianto dan cawapres Habib Salim Segaf Al-Jufri karena merupakan paket yang ideal. [Tarbawia]



Diberdayakan oleh Blogger.