Rumah konsep pesanstren

Disebut Berperadaban Rendah, Begini Serangan Balik Fadli ke Ngabalin

- Agustus 30, 2018

Politisi Partai Gerindra, fadli Zon memberikan serangan balik kepada Ali Mochtar Ngabalin yang menyatakan bahwa #2019GantiPresiden memiliki value peradaban paling rendah dalam iklim demokrasi.




"Menurut saya terbalik; yang melakukan persekusi itulah yang peradabannya rendah. Bahkan menurut saya bukan hanya peradaban rendah, itu adalah b*adab." kata Fadli dalam diskusi Dua Sisi TV One, Rabu (29/8/18) malam.

Tindakan persekusi atas nama apa pun merupakan pelanggaran terhadap konstitusi. Sebab persekusi merupakan tindakan melawan hukum.

"Itu melanggar konstitusi. Jelas hak berpendapat itu dijamin bahkan undang-undang menjamin demikian." lanjutnya.

Menyatakan pendapat di muka umum, menurut Fadli, merupakan hak setiap warga negara. Kebebasan ini pula yang pertama kali diperjuangkan oleh para pendiri bangsa.




"Berekspresi adalah bagian dari bependapat yang dijamin oleh konstitusi kita. Jelas. Itu adalah hak yang pertama kali diperjuangkan oleh para pendiri bangsa untuk merdeka." pungkasnya.

Sebelumnya, Ngabalin dengan tegas menyatakan bahwa gerakan #2019GantiPresiden memiliki value berperadaban rendah dalam iklim demokrasi.

"Gerakan #2019GantiPresiden memang memiliki value terkait peradaban rendah, peradaban moral paling terendah dalam sebuah proses demokrasi." kata Ngabalin. (Baca: Pernyataan Merendahkan Ngabalin Soal #2019GantiPresiden) [Tarbawia]


Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search