Rumah konsep pesanstren

Menjaga Kesehatan Mata: Nikmat yang Sering Kita Lupakan

- Agustus 21, 2026

 

menjaga kesehatan mata

Ada nikmat yang sering kita rasakan setiap hari, tetapi jarang kita syukuri secara khusus: kemampuan untuk melihat.

Kita membuka mata pada pagi hari dan langsung melihat wajah orang-orang yang kita cintai. Kita membaca Al-Qur’an, melihat tulisan, bekerja, berkendara, menikmati pemandangan, dan mengenali berbagai warna kehidupan. Semuanya melalui mata.

Padahal, Allah mengingatkan:

وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ

Dan Dia menjadikan bagi kalian pendengaran, penglihatan, dan hati; sedikit sekali kalian bersyukur. (QS. As-Sajdah: 9)

Ayat tentang mata ini mengajak kita menyadari bahwa mata bukan sekadar organ tubuh. Ia adalah amanah. Karena itu, menjaga kesehatan mata juga merupakan bagian dari menjaga nikmat Allah.

Mata yang Bekerja Tanpa Banyak Mengeluh

Kita sering baru memperhatikan mata ketika mulai terasa perih, merah, kering, berair, atau pandangan menjadi kabur.

Padahal, mata kita bekerja hampir sepanjang hari. Terlebih pada zaman ketika layar ponsel, komputer, dan tablet menjadi bagian dari kehidupan. Menatap layar terlalu lama dapat membuat kita lebih jarang berkedip sehingga mata lebih mudah kering dan lelah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan kebiasaan 20-20-20: setiap 20 menit melakukan aktivitas jarak dekat, alihkan pandangan selama 20 detik kepada objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau 6 meter.

Sederhana, tetapi sering kita abaikan. Maka, jangan menunggu mata “protes” untuk mulai merawatnya.

1. Jangan Mengucek Mata Sembarangan

Ketika mata terasa gatal, refleks pertama kita biasanya adalah menguceknya.

Padahal tangan belum tentu bersih. Menggosok mata juga dapat menimbulkan iritasi dan memindahkan kotoran atau mikroorganisme ke sekitar mata. WHO juga menganjurkan mencuci tangan sebelum menyentuh mata dan menghindari menggosok mata dengan keras.

Bukankah menjaga mata juga berarti menjaga adab terhadap nikmat yang Allah titipkan?

Jika terasa ada debu atau benda asing, jangan langsung mengucek. Bersihkan tangan terlebih dahulu dan gunakan cara yang aman untuk membersihkannya.

2. Istirahatkan Mata dari Layar

Ponsel tidak selalu menjadi musuh. Tetapi penggunaan yang berlebihan tanpa jeda dapat membuat mata cepat lelah.

  • Cobalah membiasakan diri:
  • menerapkan aturan 20-20-20;
  • lebih sering berkedip ketika menatap layar;
  • mengatur jarak dan posisi layar dengan nyaman;
  • menghindari penggunaan layar terus-menerus tanpa jeda;
  • memberikan waktu istirahat kepada mata.

Mata yang sehat bukan mata yang dipaksa bekerja sepanjang hari, melainkan mata yang diberi kesempatan untuk beristirahat.

3. Perhatikan Makanan dan Gaya Hidup

Kesehatan mata juga berkaitan dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Pola makan yang seimbang, cukup air, olahraga, serta pengendalian penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi penting untuk kesehatan jangka panjang. WHO juga menganjurkan pemeriksaan mata secara berkala karena sejumlah gangguan mata dapat berkembang tanpa gejala yang jelas.

Jadi, jangan hanya bertanya, “Apa obat untuk mata saya?”

Sesekali tanyakan juga, “Bagaimana gaya hidup saya selama ini?”

4. Memilih Tetes Mata Sesuai Kebutuhan

Tetes mata bukan satu jenis obat untuk semua masalah mata. Kandungan dan kegunaannya berbeda-beda.

Cendo Lyteers: untuk membantu melembapkan mata

Jika keluhannya berupa mata kering atau terasa tidak nyaman karena lingkungan, Cendo Lyteers merupakan salah satu pilihan pelumas mata.

Cendo Lyteers mengandung sodium chloride 4,4 mg dan potassium chloride 0,8 mg per mL dan bekerja sebagai air mata buatan untuk membantu menjaga permukaan mata tetap basah.

Ini lebih tepat dipahami sebagai pelumas mata, bukan antibiotik.

Untuk penggunaan, ikuti aturan pada kemasan atau anjuran dokter/apoteker. Jika keluhan menetap atau disertai nyeri hebat maupun gangguan penglihatan, jangan hanya mengandalkan tetes mata.

Insto: bedakan jenisnya

Insto memiliki beberapa varian dengan kegunaan berbeda.

Insto Tetes Mata Regular mengandung tetrahydrozoline HCl 0,05% dan ditujukan untuk mata merah akibat iritasi ringan. Sementara Insto Dry Eyes mengandung hydroxypropyl methylcellulose dan digunakan sebagai pelumas untuk membantu mengatasi gejala mata kering.

Artinya, jangan sekadar berkata, “Mata saya merah, pakai Insto saja.”

Cari tahu dahulu varian dan kandungannya, karena mata merah dapat memiliki berbagai penyebab.

Cendo Xitrol: jangan digunakan sembarangan

Ini bagian yang sangat penting.

Cendo Xitrol berbeda dengan tetes mata pelumas biasa. Obat ini mengandung dexamethasone, neomycin, dan polymyxin B (kombinasi kortikosteroid dan antibiotik). Cendo Xitrol digunakan untuk kondisi tertentu berupa peradangan mata yang disertai infeksi bakteri dan termasuk obat keras yang penggunaannya memerlukan pengawasan dokter.

Karena mengandung steroid, Cendo Xitrol bukan obat yang tepat untuk dicoba sendiri setiap kali mata merah atau gatal. Penggunaan yang tidak tepat dapat menimbulkan masalah dan dapat memperburuk atau menutupi tanda kondisi tertentu.

Jadi, jika dokter memberikan Cendo Xitrol, gunakan sesuai resep dan jangan memperpanjang penggunaannya sendiri.

5. Tahu Kapan Harus Bertemu Dokter

Ada kalanya mata membutuhkan lebih dari sekadar tetes mata.

Segera periksakan mata jika mengalami nyeri hebat, penurunan penglihatan, mata merah berat, bengkak, keluar cairan seperti nanah, silau berat, atau keluhan yang tidak membaik.

Sebab, mata merah bukan selalu sekadar mata lelah. Bisa ada infeksi, alergi, gangguan kornea, atau kondisi lain yang membutuhkan pemeriksaan langsung.

Menjaga kesehatan bukan berarti menghindari dokter. Justru salah satu bentuk ikhtiar adalah mengetahui kapan harus meminta pertolongan ahli.

Mata Adalah Amanah

Pada akhirnya, menjaga mata bukan hanya perkara kesehatan. Ia adalah bagian dari rasa syukur.

Dengan mata kita membaca ayat-ayat Allah. Dengan mata kita melihat orang tua. Dengan mata kita mengenali anak-anak kita. Dengan mata pula kita menyaksikan dunia yang Allah hamparkan begitu luas.

Maka jangan sampai kita baru menghargai nikmat penglihatan setelah kehilangan sebagian darinya.

Rawat mata. Istirahatkan mata. Jaga kebersihan tangan. Batasi paparan layar. Konsumsi makanan bergizi. Periksakan mata secara berkala. Dan bila membutuhkan tetes mata, pilih sesuai keluhan serta gunakan sesuai aturan.

Sebab syukur tidak selalu berupa ucapan “Alhamdulillah.” Kadang, syukur adalah merawat apa yang telah Allah titipkan. Dan mata adalah salah satu titipan yang begitu berharga.[]

Advertisement


EmoticonEmoticon

This Newest Prev Post
 

Start typing and press Enter to search