Ada nikmat yang sering kita rasakan setiap hari, tetapi
jarang kita syukuri secara khusus: kemampuan untuk melihat.
Kita membuka mata pada pagi hari dan langsung melihat wajah
orang-orang yang kita cintai. Kita membaca Al-Qur’an, melihat tulisan, bekerja,
berkendara, menikmati pemandangan, dan mengenali berbagai warna kehidupan. Semuanya
melalui mata.
Padahal, Allah mengingatkan:
وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ
وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ قَلِيلًا مَا تَشْكُرُونَ
Dan Dia menjadikan bagi kalian pendengaran, penglihatan,
dan hati; sedikit sekali kalian bersyukur. (QS. As-Sajdah: 9)
Ayat tentang mata ini mengajak kita menyadari bahwa mata bukan sekadar
organ tubuh. Ia adalah amanah. Karena itu, menjaga kesehatan mata juga
merupakan bagian dari menjaga nikmat Allah.
Mata yang Bekerja Tanpa Banyak Mengeluh
Kita sering baru memperhatikan mata ketika mulai terasa
perih, merah, kering, berair, atau pandangan menjadi kabur.
Padahal, mata kita bekerja hampir sepanjang hari. Terlebih
pada zaman ketika layar ponsel, komputer, dan tablet menjadi bagian dari
kehidupan. Menatap layar terlalu lama dapat membuat kita lebih jarang berkedip
sehingga mata lebih mudah kering dan lelah.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan kebiasaan 20-20-20:
setiap 20 menit melakukan aktivitas jarak dekat, alihkan pandangan selama 20
detik kepada objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau 6 meter.
Sederhana, tetapi sering kita abaikan. Maka, jangan menunggu
mata “protes” untuk mulai merawatnya.
1. Jangan Mengucek Mata Sembarangan
Ketika mata terasa gatal, refleks pertama kita biasanya
adalah menguceknya.
Padahal tangan belum tentu bersih. Menggosok mata juga dapat
menimbulkan iritasi dan memindahkan kotoran atau mikroorganisme ke sekitar
mata. WHO juga menganjurkan mencuci tangan sebelum menyentuh mata dan
menghindari menggosok mata dengan keras.
Bukankah menjaga mata juga berarti menjaga adab terhadap
nikmat yang Allah titipkan?
Jika terasa ada debu atau benda asing, jangan langsung
mengucek. Bersihkan tangan terlebih dahulu dan gunakan cara yang aman untuk
membersihkannya.
2. Istirahatkan Mata dari Layar
Ponsel tidak selalu menjadi musuh. Tetapi penggunaan yang berlebihan tanpa jeda dapat membuat mata cepat lelah.
- Cobalah membiasakan diri:
- menerapkan aturan 20-20-20;
- lebih sering berkedip ketika menatap layar;
- mengatur jarak dan posisi layar dengan nyaman;
- menghindari penggunaan layar terus-menerus tanpa jeda;
- memberikan waktu istirahat kepada mata.
Mata yang sehat bukan mata yang dipaksa bekerja sepanjang
hari, melainkan mata yang diberi kesempatan untuk beristirahat.
3. Perhatikan Makanan dan Gaya Hidup
Kesehatan mata juga berkaitan dengan kesehatan tubuh secara
keseluruhan.
Pola makan yang seimbang, cukup air, olahraga, serta
pengendalian penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi penting untuk
kesehatan jangka panjang. WHO juga menganjurkan pemeriksaan mata secara berkala
karena sejumlah gangguan mata dapat berkembang tanpa gejala yang jelas.
Jadi, jangan hanya bertanya, “Apa obat untuk mata saya?”
Sesekali tanyakan juga, “Bagaimana gaya hidup saya selama
ini?”
4. Memilih Tetes Mata Sesuai Kebutuhan
Tetes mata bukan satu jenis obat untuk semua masalah mata.
Kandungan dan kegunaannya berbeda-beda.
Cendo Lyteers: untuk membantu melembapkan mata
Jika keluhannya berupa mata kering atau terasa tidak nyaman
karena lingkungan, Cendo Lyteers merupakan salah satu pilihan pelumas mata.
Cendo Lyteers mengandung sodium chloride 4,4 mg dan
potassium chloride 0,8 mg per mL dan bekerja sebagai air mata buatan untuk
membantu menjaga permukaan mata tetap basah.
Ini lebih tepat dipahami sebagai pelumas mata, bukan
antibiotik.
Untuk penggunaan, ikuti aturan pada kemasan atau anjuran
dokter/apoteker. Jika keluhan menetap atau disertai nyeri hebat maupun gangguan
penglihatan, jangan hanya mengandalkan tetes mata.
Insto: bedakan jenisnya
Insto memiliki beberapa varian dengan kegunaan berbeda.
Insto Tetes Mata Regular mengandung tetrahydrozoline HCl 0,05% dan
ditujukan untuk mata merah akibat iritasi ringan. Sementara Insto Dry Eyes mengandung
hydroxypropyl methylcellulose dan digunakan sebagai pelumas untuk membantu
mengatasi gejala mata kering.
Artinya, jangan sekadar berkata, “Mata saya merah, pakai
Insto saja.”
Cari tahu dahulu varian dan kandungannya, karena mata merah
dapat memiliki berbagai penyebab.
Cendo Xitrol: jangan digunakan sembarangan
Ini bagian yang sangat penting.
Cendo Xitrol berbeda dengan tetes mata pelumas biasa. Obat
ini mengandung dexamethasone, neomycin, dan polymyxin B (kombinasi
kortikosteroid dan antibiotik). Cendo Xitrol digunakan untuk kondisi tertentu
berupa peradangan mata yang disertai infeksi bakteri dan termasuk obat keras
yang penggunaannya memerlukan pengawasan dokter.
Karena mengandung steroid, Cendo Xitrol bukan obat yang
tepat untuk dicoba sendiri setiap kali mata merah atau gatal. Penggunaan yang
tidak tepat dapat menimbulkan masalah dan dapat memperburuk atau menutupi tanda
kondisi tertentu.
Jadi, jika dokter memberikan Cendo Xitrol, gunakan sesuai
resep dan jangan memperpanjang penggunaannya sendiri.
5. Tahu Kapan Harus Bertemu Dokter
Ada kalanya mata membutuhkan lebih dari sekadar tetes mata.
Segera periksakan mata jika mengalami nyeri hebat, penurunan
penglihatan, mata merah berat, bengkak, keluar cairan seperti nanah, silau
berat, atau keluhan yang tidak membaik.
Sebab, mata merah bukan selalu sekadar mata lelah. Bisa ada
infeksi, alergi, gangguan kornea, atau kondisi lain yang membutuhkan
pemeriksaan langsung.
Menjaga kesehatan bukan berarti menghindari dokter. Justru
salah satu bentuk ikhtiar adalah mengetahui kapan harus meminta pertolongan
ahli.
Mata Adalah Amanah
Pada akhirnya, menjaga mata bukan hanya perkara kesehatan. Ia
adalah bagian dari rasa syukur.
Dengan mata kita membaca ayat-ayat Allah. Dengan mata kita
melihat orang tua. Dengan mata kita mengenali anak-anak kita. Dengan mata pula
kita menyaksikan dunia yang Allah hamparkan begitu luas.
Maka jangan sampai kita baru menghargai nikmat penglihatan
setelah kehilangan sebagian darinya.
Rawat mata. Istirahatkan mata. Jaga kebersihan tangan.
Batasi paparan layar. Konsumsi makanan bergizi. Periksakan mata secara berkala.
Dan bila membutuhkan tetes mata, pilih sesuai keluhan serta gunakan sesuai
aturan.
Sebab syukur tidak selalu berupa ucapan “Alhamdulillah.” Kadang,
syukur adalah merawat apa yang telah Allah titipkan. Dan mata adalah salah satu
titipan yang begitu berharga.[]

EmoticonEmoticon