Soal Cuaca Saat Reuni 212, Begini Komentar Mengejutkan Siswa Kelas 7 SMP

Faedika (jongkok) saat reuni 212 dan Maulid Akbar di Monas pada Sabtu (2/12/17)


Jutaan umat Islam menjadi saksi kekuasaan Allah Ta'ala terkait cuaca saat dihelatnya Reuni 212 dan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW pada Sabtu, (2/12/17).





Salah satu komentar yang cukup mengejutkan tentang cuaca ini juga disampaikan oleh peserta aksi yang masih berada di bangku kelas tujuh sekolah menengah pertama (SMP).

Tak disangka, ketika anak-anak seusianya memilih asyik bermain dengan kawan sebaya maupun menghabiskan waktu dengan permainan-permainan lainnya, Faedika yang berusia 12 tahun ini menyampaikan komentar yang cukup mengejutkan.

"Allah tahu kalau kita mau aksi." kata Faedika nya kepada Tarbawia di dalam KRL Jabodetabek menuju Monas Jakarta pada Sabtu, (2/12/17).

Menuju Monas bersama Tarbawia, Faedika mengaku mengikuti acara tersebut bersama ketiga paman dan anggota keluarganya yang lain.





Faedika menyatakan, beberapa hari sebelumnya, daerah Cempaka Putih Jakarta Pusat diguyur hujan lebat. Hujan beriring angin itu mengguyur sepanjang hari.

Tarbawia juga menjadi saksi, cuaca sepanjang hari Sabtu di kawasan Monas sangat menyenangkan. Tidak terlalu panas. Tidak pula terlalu dingin.

Tiupan angin dengan payung mendung menjadikan jutaan kaum Muslimin berlama-lama menikmati acara sampai usai.

Padahal, sebagaimana diketahui, cuaca kurang bersahabat menjelang 2 Desember 2017. Angin kencang diiringi hujan lebat mendominasi bahkan banyak bencana terjadi di banyak daerah.

Seperti banjir di Yogyakarta, Pacitan, dan daerah lainnya. [Mbah Pirman/Tarbawia]




Diberdayakan oleh Blogger.