Bawa 2 Surat Ini, Pintu Langit dan Malaikat Khusus Allah Turunkan kepada Nabi Muhammad

Ilustrasi


Dalam salah satu kajiannya, Habib Novel bin Muhammad Alaydrus membacakan satu hadits agung tentang dua surat/bacaan yang sangat istimewa. Makin istimewa ketika bacaan ini diturunkan dari pintu langit khusus, dimana langit itu belum pernah terbuka sebelumnya.





Dari langit itu turun malaikat khusus yang tidak pernah turun sebelumnya. Malaikat itu turun secara khusus melalui pintu khusus yang tak pernah terbuka sebelum atau setelahnya.

Kejadiannya ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sedang duduk-duduk bersama malaikat Jibril 'Alaihis salam. Malaikat Jibril melihat ke atas dan memberi kabar kepada Nabi Muhammad akan terbukanya pintu langit yang tak pernah terbuka sebelumnya.

Setelah pintu langit terbuka turunlah sesosok malaikat yang disebutkan oleh malaikat Jibril sebagai malaikat yang belum pernah turun sebelumnya. Malaikat itu baru turun, tentu karena adanya hal penting yang dibawa untuk disampaikan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

"Maka malaikat itu menyampaikan salam kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan kemudian berkata, 'Berbahagialah bagai Nabi Muhammad karena engkau mendapatkan dua cahaya.'" kata Habib Novel membacakan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim tersebut.

Dua cahaya yang dimaksud oleh malaikat khusus ini adalah Surat Al-Fatihah dan dua ayat terakhir Surat Al-Baqarah. Dimana kedua bacaan ini tidak turunkan kepada Nabi-nabi lain, hanya diturunkan kepada Nabi Muhammad.




"(Dua cahaya) yang diberikan kepadamu dan tidak diberikan kepada Nabi sebelummu." lanjut malaikat kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

Siapa saja yang membaca dua bacaan ini (Surat Al-Fatihah dan atau dua ayat terakhir surat Al-Baqarah), ada keistimewaan yang diberikan kepadanya.

"Tidaklah engkau membaca satu huruf dari dua hal tersebut, kecuali apa yang menjadi keinginanmu diberikan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala." lanjut malaikat.

Hadits inilah yang menjadi dasar mengapa banyak ustadz, kiyai, ulama yang mengajak jamaahnya untuk senantiasa membaca surat Al-Fatihah baik sebelum majlis atau saat akan mengakhirinya. Karena Allah menjamin keterkabulan bagi siapa yang membaca Al-Fatihah. [Mbah Pirman/Tarbawia]



Diberdayakan oleh Blogger.