Respons Mengejutkan Non Muslim NTB Atas Kebijakan Tuan Guru Bajang (TGB)

Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi


Sekelompok masyarakat non Muslim dinilai memberikan respons mengejutkan atas kebijakan wisata halal yang dimotori oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB).





"Alhamdulillah setelah lewat satu tahun tidak lagi bertanya, tetapi salaman dan berkata, 'Terimakasih Tuan Guru, pelanggan restauran kami sekarang bertamah banyak.'" kata TGB menirukan kalimat non Muslim saat menjadi pembicara di Masjid Rahmatan Lil 'Alamin ECO Pesantren Daarut Tauhid Bandung Jawa Barat pada Ahad (1/4/18).

Sebelumnya, berdasarkan cerita TGB, masyarakat non Muslim melakukan protes dan bahkan menganggap kebijakan wisata halal mematikan usaha mereka. Mereka mengira akan bangkrut, usahanya akan mati ketika pemerintah provinsi NTB menerapkan konsep wisata halal.

TGB melalui staf di pemprov akhirnya memberikan penjelasan tentang konsep wisata halal yang digagas. Mereka bahkan memberikan penyuluhan gratis hingga semua fasilitas terkait wisata yang dimiliki non Muslim berhasil disertifikasi.

"Saya jelaskan pelan-pelan. Ini gak mematikan bapak. Kalau restoran yang bapak buka sekarang diikutkan sertifikasi program kami, gratis, bapak gak usah bayar. Yang penting mau, ikut program, kami kirimkan orang kami." kata TGB menjelaskan.

Pemprov NTB bukan hanya mengirimkan tim sertifikasi, tetapi juga membantu pihak pengelola fasilitas pariwisata hingga berhasil mendapatkan sertifikat.

"Kalu ada yang kurang, kami perbaiki sampai betul-betul sesuai dengan sertifikasi halal." lanjut doktor tafsir Al-Qur'an Universitas Al-Azhar Kairo Mesir ini.





Setelah mendapatkan sertifikat halal, lanjut TGB, maka pasar lama tidak akan mati justru berpotensi mendatangkan pasar lain yang lebih besar dan baru.
"Kalau restoran bapak punya sertifikat halal, pelanggan lama bisa tetap datang dan pelancong-pelancong Muslim yang inginkan kuliner halal, mereka akan datang ke (restoran) bapak juga." kata TGB meyakinkan.

Masyarakat akhirnya merasakan betapa kebijakan yang diilhami nilai-nilai Islam bisa memberikan manfaat kepada semua umat manusia tanpa memandang agamanya.

"Kalau kita menghadirkan satu kebijakan yang terinspirasi dari ajaran Islam dan bisa membuka ruang bagi umat lain ikut serta, maka insya Allah bisa hadirkan kesejahteraan untuk semua." tegas TGB.

Konsep wisata halal ini, kata TGB, merupakan  salah satu bukti bahwa Islam merupakan rahmat bagi semesta alam.

"Eksperimen yang ada di NTB membuktikan wa maa arsnaka illa rahmatan lil alamin, agama Islam membawa manfaat untuk semua." pungkasnya. [Tarbawia]



Diberdayakan oleh Blogger.