Rumah konsep pesanstren

Innalillahi... Dua Pekan Lalu, Di Hotel Ini Terjadi Tanda Kiamat

- Februari 26, 2018

Dua pekan yang lalu, di hotel ini terjadi satu diantara sekian banyaknya tanda semakin dekatnya Hari Kiamat. Bukan hanya di satu hotel, tapi di banyak hotel di berbagai kota besar seluruh Indonesia.





Hal ini sebagaimana diungkap kumparan terkait gaya hidup jahiliyah yang dilakukan banyak pelajar SMA. Mereka merayakan hari spesial, termasuk hari kasih sayang yang kerap dilakukan pada 14 Februari setiap tahunnya.

Dalam laporan eksklusif tersebut, banyak pelajar SMA yang merayakan 14 Februari dengan chek in di hotel. Bukan hanya golongan kaya, mereka yang tidak mampu juga menabung demi bisa menginap di hotel bersama pacarnya.

Di hotel yang mereka sewa, ada satu kamar yang sudah diberi hiasan untuk mengungkapkan cinta. Baik sekadar tulisan aku cinta padamu dengan berbagai jenis hiasan.

Awalnya, masih merujuk kepada laporan tersebut, mereka mengaku tidak berniat melakukan zina. Namun karena di kamar hanya berdua, setan pun menjadi pihak ketiga. Zina besar pun terjadi. Na'udzubillah.

"Ya gimana, namanya juga kami di dalam berdua. Pasti tau kalau yang ketiganya itu biasanya setan. Ya gitu, ML (making love)," tutur seorang pelaku dengan nama samaran seperti dikutip kumparan.




Tanda Kiamat Makin Dekat


Dalam berbagai macam hadits yang disampaikan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, merebaknya zina merupakan salah satu tanda semakin dekatnya Hari Kiamat. Zina bahkan terjadi di tempat-tempat umum seperti jalan, bukit-bukit, dan sebagainya.

Dalam Islam, pacaran sendiri sudah termasuk zina. Tangan, kaki, mulut, mata, telinga dan organ tubuh lainnya disebutkan melakukan zina ketika melakukan sesuatu yang haram untuk menuruti syahwat.

Kemudian  apa yang dilakukan oleh farji dan zakar menjadi puncak zina. Pelakunya akan mendapatkan hukuman yang berat di dunia dan akhirat.

Para orang tua hendaknya perhatian, agar tidak mudah memberi izin kepada anaknya untuk bepergian kepada lawan jenis atau sesama jenis yang bukan mahramnya. Karena selain ancaman penyakit yang sukar disembuhkan dan menular, dosa zina akan ditanggung juga oleh orang tuanya.

Na'udzubillahi min dzalik. [Mbah Pirman/Tarbawia]



Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search