Blak-Blakan, Mahfud MD Ungkap Dalang Persekusi Pekanbaru dan Surabaya

Penghadangan Neno di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau (ilustrasi)


Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof Dr Moh Mahfud MD mengungkapkan siapa dalang di balik persekusi terhadap aktivis #2019GantiPresiden di Pekanbaru dan Surabaya beberapa waktu lalu.




Mahfud tidak menyebutkan dengan jelas, tetapi membeberkan berbagai kemungkinan.

"Dari kelompok mereka sendiri, dari orang yang menyusup, atau dari lawannya dan sebagainya." kata Mahfud, Rabu (5/9/18) malam.

Mahfud menentang semua jenis kekerasan dan tindakan persekusi. Karenanya, ia mendesak aparat melakukan tindakan tegas untuk mengusut siapa pelakunya.

"Tindakan kekerasannya yang harus ditangani polisi. Karena tindakan kekerasan itu bisa muncul dari mana saja." terangnya.

Kemungkinan Disusupi


Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menarangkan, bisa jadi pelaku persekusi merupakan kelompok penyusup yang bukan dari dua kelompok yang berbeda.

 "Itu (bisa juga) penyusup. Itu kekuatan sendiri." tegasnya.

Mahfud mengajak dua kubu untuk bersatu dan menjadikan penyusup sebagai musuh bersama.

"Hati-hati kedua pihak, supaya yang penyusup-penyusup ini, pengadu domba ini supaya menjadi lawan bersama kedua kubu hingga semuanya berjalan tertib." pungkasnya.

#2019GantiPresiden Bukan Makar


Dalam forum tersebut, Mahfud MD juga menjelaskan bahwa #2019GantiPresiden bukan merupakan makar dan tidak menyalahi hukum.

Pakar Hukum Tata Negara ini menyampaikan, pihak yang menyatakan #2019GantiPresiden sebagai makar bersikap berlebih-lebihan dan keliru serta bukan ahli hukum. [Tarbawia]

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Diberdayakan oleh Blogger.