Jadi Korban Kriminalisasi, Buni Yani Sampaikan Ini Soal Dukungan Ulama


Buni Yani


Aktivis media sosial yang pernah menjadi korban kriminalisasi, Buni Yani turut menyambut dukungan ulama kepada pasangan Prabowo-Sandi. Buni menegaskan, ulama dan kiyai akan lekas merespons pernyataan dukungan tersebut.




"Ulama dan kyai akan turun kampanye. Masjid akan jadi pusat konsolidasi." kata Buni Yani melalui akun fesbuknya, Ahad (16/9/18).

Seluruh peserta Ijtima' Ulama dan Tokoh Nasiona, lanjut Buni, sepakat untuk menjadikan rumah-rumah mereka sebagai posko pemenangan dengan mengandalkan militansi.

"Peserta ijtima' sepakat setiap rumah seorang Muslim adalah posko pemenangan Prabowo-Sandi. Militansi umat untuk mendapatkan pemimpin yang adil sudah tak terbendung lagi." lanjutnya.

Dengan adanya dukungan para ulama, Buni meyakini bahwa ini menjadi sinyal semakin dekatnya kemenangan ummat.

"Kemenangan hanya tinggal sejengkal. Allah mendengar doa dan penderitaan hamba-Nya yang terzalimi. Di ruangan Ijtima' Ulama II, aura kasih sayang Allah dan kemenangan begitu terasa." tegasnya.




Ulama Dukung Prabowo-Sandi


Ijtima' Ulama dan Tokoh Nasional II di Jakarta pada Ahad, (16/9/18) menyatakan wajib memilih pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno pada pilpres 2019 mendatang. 

"Wajib memilih pasangan calon pemimpin yang benar-benar amanah (punya integritas moral), fathonah (cerdas, berwibawa dan bijaksana), shiddiq (jujur, benar dan dapat diteladani), serta tabligh (aktif, komunikatif dan aspiratif)." demikian rilis yang diterima Tarbawia, Ahad (16/9/18). 

"Memiliki syarat: kematangan, keahlian, kepribadian, kesatriaan dan keperwiraan. Yaitu: Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Sandiaga Uno (hafizhahullahu'alayhima)." tutup rilis tersebut. [Tarbawia]

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Diberdayakan oleh Blogger.