Tanggapi Modus Penolakan Ustadz Somad, Netizan Sanggup Lakukan Ini


Penolakan Ustadz Abdul Somad Lc MA di Jepar, Jawa Tengah semakin ramai diperbincangkan karena berdampak pada keputusan sang ustadz untuk membatalkan undangan ceramah di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.




Terbaru, muncul isu soal biaya keamanan. Pasalnya, oknum yang menolak kedatangan Ustadz Abdul Somad Lc MA ini kerap terlibat dalam pengamanan tempat ibadah umat beragama selain Islam saat mereka berhari raya.

Dalam isu tersebut dinyatakan, oknum penolak ceramah Ustadz Abdul Somad karena masalah biaya keamanan. Sebab, saat menjaga tempat ibadah umat agama lain, berdasarkan keterangan mantan Pendeta, mereka dibayar 50 juta untuk dua kali penjagaan.

Menanggapi liarnya isu tersebut, netizen menyampaikan tantangan. Bahkan ia bersedia membayar dua kali lipat jika modus penolakan terhadap Ustadz Abdul Somad Lc MA hanya soal biaya keamanan.

"Jika masalahnya adalah HONOR KEAMANAN, setiap UAS ceramah di Jawa Tengah dan Jawa Timur atau di tempat yang ada oknumnya, saya siapkan honornya." kata Azzam Mujahid Izzulhaq melalui akun twitternya, Senin (3/9/18).




Tak tanggung-tanggung, Azzam siap membayar dua kali lipat dari tarif yang diberikan oleh tempat ibadah agama lain yang kerap dijaga oleh oknum penolak ceramah Ustadz Somad.



"Jika gereja konon membayar 50 juta, saya bayar dua kali lipatnya!' tegas Azzam.

Buntut Penolakan dan Intimidasi


Melalui akun media sosialnya, Ustadz Abdul Somad menjelaskan alasannya menolak hadir dalam Tabligh Akbar di Malang, Jawa Timur dan Jepara, Jawa Tengah.




Ustadz Somad menyampaikan adanya intimidasi yang membuat psikologis diri dan jamaah serta panitia merasakan tekanan. 

Malang Menerima, Tetap Kena Imbas


Ustadz Abdul Somad ditolak di Jepara karena adanya tuduhan keterlibatan sang Ustadz dengan kelompok anti NKRI dan anti Pancasila. Sebagai buntut penolakan tersebut, Ustadz Somad juga batal hadiri undangan ceramah di Malang, Jawa Timur meski masyarakat Malang menerima sang ustadz dengan lapang hati.

Terbukti, meski ceramah dibatalkan, umat tetap berbondong-bondong menuju ke lokasi ceramah. Sebagai pengganti, panitia tetap mengadakan ceramah di lokasi dengan penceramah pengganti. [Tarbawia]

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Diberdayakan oleh Blogger.