Ustadz Adi Hidayat Tanyakan Ini, Pelaku Persekusi Tak Berkutik



Mula-mula, emak-emak yang meminta Ustadz Adi Hidayat menghentikan kajiannya di Puri Cinere, Depok, Jawa Barat, Kamis (6/9/18) enggan mengaku. Ia mengelak saat diberikan pertanyaan oleh Ustadz Adi.




Dengan pemilihan kata yang tepat dari Ustadz Adi, emak-emak ini tak bisa mengelak. Ia akhirnya mengaku sebagai orang yang menelepon staff Ustadz Adi pada Rabu (5/9/18) malam. 

 "Ibu nelpon gak?" tanya Ustadz Adi.

 "Iya. Tapi saya gak caci maki." jawab emak-emak tersebut.

"Bu, ini di henpon saya ada. Rekamannya ada. Kalau mau, saya putar sekarang." lanjut Ustadz Adi.

"Ibu itu tiba-tiba diam. Kemudian turun dari situ." lanjut Ustadz Adi menceritakan respons tak berkutik dari si emek-emak.




Ustadz Adi bercerita, emak-emak tersebutlah yang menghubungi staffnya dan menelepon dengan bahasa caci maki.

"Malamnya, kemarin (Rabu, 5/9/18) pada jam 19.25 WIB ada masuk laporan dari salah satu staff kami, ada seseorang yang menelpon staff kami." kata Ustadz Adi menyampaikan klarifikasi, Kamis (7/9/18) malam.

Penelepon tidak menyebutkan nama dan langsung berbicara dengan menggunakan kalimat caci maki.

"Tidak menyebut nama tapi langsung mencaci maki. Caci maki, A, B, C, dan sebagainya dan seterusnya dan seterusnya. Panjang." pungkas Ustadz Adi. [Tarbawia]


Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Diberdayakan oleh Blogger.