Ustadz Haikal Hassan Blak-Blakan Bongkar Alasan Pencekalan Dirinya


Ustadz Haikal Hassan secara terbuka menceritakan berbagai pencekalan yang dialamatkan kepadanya saat akan berceramah. Dai yang berceramah tanpa sembunyi-sembunyi ini juga menjelaskan sebab di balik pencekalan dirinya.




"Dari mulut saya tak pernah mencela (Presiden) Jokowi. Gak pernah saya menghina agama lain. Gak pernah saya menghina Pak Tito. Gak pernah. Gak pernah. Cuma satu tandanya, karena (menyuarakan) #2019GantiPresiden." kata Ustadz Haikal dalam talk show Liberalisme dan Kebencian Politik Adu Domba di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta, Kamis (25/10/18).

Riwayat Pencekalan Ceramah Ustadz Haikal Hassan


Dai berdarah Betawi ini mengaku banyak mengalami pencekalan. Tak jarang, panitia yang mengundang dirinya harus berhadapan dengan pihak keamanan.

"Ane diundang Kimia Farma. Begitu (kajian) selesai, HRD-nya didatangi polisi. Pertanyaan (polisi), kenapa undang Ustadz Haikal? Ane diundang Departemen Keuangan di Bandung. Di tengah perjalanan, panitia menelepon. (Kata Panitia), 'Ustadz jangan datang. Pengajian sudah dibubarkan dan kami dipanggil ke Polda Jabar.'" lanjutnya membeberkan.




Bahkan masjid-masjid dan kampus-kampus yang mengundang dirinya menjadi sasaran. Baik berupa penutupan tempat acara tanpa kejelasan maupun pembatalan sepihak.

"Ane diundang ke Masjid Agung Cimahi. Sampai (di) Masjid Agung Cimahi, masjid digembok, ane gak bisa masuk, akhirnya kita cari mushalla di sekitarnya." terangnya.

Sekitar dua puluhan instansi yang terdiri dari badan usaha milik negara hingga kampus-kampus membatalkan undangan terhadap Ustadz Haikal.

"Udah 18 BUMN, Kementerian yang menolak didatangi oleh saya dan kampus-kampus sudah dipanggil. Kemarin di Yogya, UII, setelah ane ceramah panitianya dipanggil lagi. Lalu di Budiluhur, dibatalin. Terus. Terus. Banyak." pungkasnya. [Tarbawia]



Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.