Disapa Prabowo, Banteng Bali Tak Berkutik

- Maret 26, 2019

Ketika Sandi menyambangi Bali, sekelompok oknum berupaya membuat kacau. Berkali-kali mereka menolak, bahkan mobil yang ditunggangi Pria Kalem dan Santun ini sempat didorong-dorong.

Dasar kampungan. Namanya saja Banteng. Maklumi? Tapi lama-lama jadi tuman. Kebangetan.



Lantaran 'serudukannya' berkali-kali gagal, Banteng sepertinya putus asa. Seperti tak lagi punya harapan. Kata mereka, "Aku berhenti berharap.... Aku pulaaangggg..."

Tapi nyanyian mereka makin lama makin tak terdengar. Apalagi ketika akhirnya Prabowo dijadwalkan KPU berkampanye di Denpasar, Bali, Selasa (26/3/19).

Masyarakat tumpah ruah ke Stadion Kompyang Sujana sejak jam 8 pagi. Partai pendukung koalisi Indonesia Adil dan Makmur kompak menghadiri rapat akbar, diikuti pula oleh ormas dan kelompok relawan yang siap menyambut Presiden baru di tahun 2019 ini.

Bagi kelompok berakal sehat, kampanye 02 di Bali ini tentu sangat menggembirakan. Masyarakat turut hadir dan berbagai jualan rakyat laku. Termasuk tumpah ruah senyum dan rasa bersaudara yang meluap-luap, merindukan persatuan yang selama ini dikoyak oleh oknum pengklaim paling pancasilais.






Tetapi, tidak bagi Banteng dan konco-konconya. Bagi mereka, kampanye 02 ini bahaya. Apalagi terjadi di Bali.

Mereka sibuk mengklaim, Bali merupakan kandang Banteng. Padahal, Bali sebagaimana bagian Indonesia lainnya amat menghargai keragaman dan kebhinnekaan. Jika ada isu penolakan, pelakunya pasti hanya oknum. Negeri ini terbukti damai dan santun, sebagaimana dikenal dunia selama ini.

Maka sudah pasti, Banteng tak berkutik. Rupanya sebutan Kandang Banteng hanya klaim, sebab warga Bali bebas merdeka untuk menyatakan pendapat dan pilihannya.

Kedua, Banteng tak habis pikir. Kok bisa kampanye 02 seramai itu padahal sekarang hari kerja? Apalagi jika dibandingkan dengan kampanye junjungannya yang seuprit tetapi selalu disebut puluhan ribu oleh corong media pendukungnya.

Tapi perlu dijaga betul. Perjuangan belum selesai. Akan banyak kejutan dan dinamika dalam beberapa hari ke depan. Untuk menjaga kemenangan, sebaiknya selalu ucapkan, "Insya Allah Indonesia Menang."

Pirman
Pecinta Keluarga Sejati



Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:

Info Donasi/Iklan:

081391871737
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search