Polisi Sebut Korban Tewas karena Sesak Nafas, Keluarga: Gak Mungkin!

- Oktober 03, 2019
Jenazah Maulana Suryadi (tempo)

Pihak kepolisian menyatakan bahwa Maulana Suryadi yang menjadi korban dalam aksi massa di Jakarta, Rabu (25/9/19) disebabkan karena sesak nafas.

Namun ibu korban, Maspupah meragukan keterangan pihak kepolisian.

"Nggak mungkin, masak meninggal karena asma sampai mengeluarkan darah dari hidung dan kuping begitu,” kata Maspupah seperti dilansir tempo.

Maspupah shock ketika mendapati anaknya meninggal. Ibu yang lembut hatinya pingsan berkali-kali.

Keraguan Maspupah terhadap keterangan pihak kepolisian memiliki alasan yang jelas. Menurutnya, jenazah Maulana terus mengeluarkan darah dari hidung dan telinga hingga menjelang pemakaman. 

Selain itu, terdapat banyak lebam dan bekas pukulan benda tumpul di sekujur badan Maulana. [Tarbawia]
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search