Sekali Tampil di ILC, Ruhut Sebar dan Yakini 2 Hoax

Ruhut Sitompul (ilustrasi)

Mantan anggota DPR RI Ruhut Sitompul kembali menjadi bulan-bulanan saat tampil di ILC Tahun Politik Memanas di TV One pada Selasa (3/4/18).





Dalam satu kali penampilannya di ajang debat bergengsi tersebut, Ruhut dua kali mengutip dan meyakini kabar hoax dan menyebutnya fakta.

Tuduh Mardani bersama Bos Abu Tours


Ruhut berbicara dengan lantang. Dengan retorika yang seolah meyakinkan, dia menyatakan bahwa politisi PKS, Mardani Ali Sera, yang menjadi lawan diskusinya telah berfoto dengan tersangka penipuan calon jamaah umrah.

"Ada yang namanya Ali Sera bersama Bos Abu Travel memegang seperti yang dia katakan tadi. Bayangkan! Kau bilang, ganti Presiden. Itu fakta, tapi itulah. Aku gak mau begitu. Aku orang Hukum. Tapi ada itu di medsos." kata Ruhut.

Mardani yang merasa tidak seperti tuduhan Ruhut menjawab dengan santai. Ia menjelaskan bahwa yang bersamanya dalam foto bukanlah bos Abu Tours, tetapi Humas PKS DKI Jakarta, Zakariya. (Baca: Detik-Detik Ruhut Sebar Hoax di ILC).





'Dihabisi' Dua Politisi Partai Gerindra


Tidak berhenti, Ruhut menuju kabar hoax berikutnya. Tanpa merasa bersalah, Ruhut menyebut bahwa Prabowo Subianto pernah mengalami stroke.

Kontan saja, perkataan Ruhut dibantah oleh Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Fadli meminta Ruhut meralat pernyataannya karena hal itu termasuk fitnah.

Bukan hanya Fadli, Waketum Partai Gerindra Edy Prabowo juga menentang pernyataan hoax. Edy berkata dengan nada lebih tinggi dari Fadli.

"Pak Prabowo gak pernah stroke. Tolong dicabut. Tolong diralat." kata Edy. (Baca: Ruhut Hoax ILC, 'Dihabisi' 2 Politisi Gerindra). [Tarbawia]







Diberdayakan oleh Blogger.