Kapal Kemanusiaan Lombok, Wujud Sinergi ACT dengan TNI AL

- Agustus 17, 2018



Bencana gempa bumi yang mengguncang Lombok Nusa Tenggara Barat beberapa pekan terakhir, tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan, tetapi juga memicu kelumpuhan ekonomi dan kehidupan warga. Segala aktivitas berhenti, membuat warga Lombok tidak berdaya memenuhi kebutuhan dan hanya bisa bergantung pada bantuan kemanusiaan.




Dalam ikhtiar menolong korban gempa Lombok, ACT bersama TNI AL hari ini melayarkan Kapal Kemanusiaan Lombok (KKL). Kapal ini berangkat membawa 850 ton dari 1.200 ton bantuan logistik yang disiapkan menuju Lombok Jumat (17/8), bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia.

KKL berangkat dari Pelabuhan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok. Menempuh perjalanan lebih kurang 2 hari, KKL diperkirakan akan tiba di Pelabuhan Carik, Bayan, Lombok Utara pada Ahad (19/8). Kapal yang didaulat sebagai Kapal Kemanusiaan Lombok adalah Kapal Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin milik TNI AL.

Ribuan ton logistik yang dikirim dengan Kapal Kemanusiaan Indonesia ini telah memenuhi buritan kapal. Proses pengemasan bantuan logistik berlangsung di gudang Indonesia Humanitarian Center (IHC) ACT di Gunung Sindur, Bogor. Logistik yang telah dikemas selanjutnya dimuat secar bertahap ke sejumlah truk termasuk belasan armada TNI AL




Vice President ACT Insan Nurrochman mengatakan, truk-truk yang dikawal langsung oleh 60 prajurit TNI ini masuk pelabuhan Kolinlamil hingga hari ini.

Insan juga menjelaskan, setelah Kapal Kemanusian Lombok menepi di Pelabuhan Carik, sebagian truk akan diboyong menuju Posko Kemanusiaan ACT setelah dilakukan serah terima dengan Panglima komando armada RI kawasan timur (Pangarmatim) di Lombok. Kegiatan ini juga simultan dengan pendistribusian bantuan kepada korban yang berada di sekitar posko. Sementara itu, sebagian truk akan menuju ke Gudang IHC ACT di Lombok untuk menyimpan pasokan bantuan.

“Bantuan logistik ini diharapkan menjadi salah satu ikhtiar ACT bersama Mabes TNI AL untuk membangun kembali kehidupan warga Lombok,” tutur Insan. []

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search