Pilpres 2019 Memanas, Majelis Rasulullah Sebarkan Nasihat Menyejukkan

- Agustus 13, 2018



Wahai para sahabat baik, semoga Allah SWT berikan bagi bangsa ini yang terbaik. 




 وَإِن طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا ۖ فَإِن بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَىٰ فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّىٰ تَفِيءَ إِلَىٰ أَمْرِ اللَّهِ ۚ فَإِن فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا ۖ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ 

"Dan jika ada dua golongan dari mereka yang beriman itu berperang hendaklah kalian damaikan antara keduanya! Tapi jika yang satu melanggar perjanjian terhadap yang lain, barulah yang melanggar perjanjian itu kalian perangi sampai surut dan kembali pada perintah Allah. Dan jika mereka itu telah surut, maka damaikanlah antara keduanya menurut keadilan dan hendaklah kalian berlaku adil. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil." (Qs. Al-Hujurat [49]:9) 

Pemilu, Pileg, Pilkada, jika yang bertarung adalah sesama muslim maka hendaklah kita jaga hak-hak mereka sebagai muslim. Tidak boleh saling menzhalimi, tidak boleh saling mencaci, apalagi saling menumpahkan darah satu dengan lainnya.

Islam mengajarkan bahwa sesama muslim itu bersaudara. Sabda kekasih kita Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, "Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lainnya. Ia tidak boleh menzaliminya, merendahkannya dan tidak pula meremehkannya. Taqwa itu di sini (Beliau menunjuk dadanya sampai tiga kali). (kemudian beliau bersabda lagi:) Cukuplah seseorang dikatakan buruk bila meremehkan saudaranya sesama Muslim. Seorang Muslim terhadap Muslim lain; haram darahnya, kehormatannya dan hartanya." (Hr. Muslim [2564]) 




Jadi sikap kita bagaimana? Bertarunglah dalam program, dalam visi-misi. Jangan dengan menghalalkan segala cara untuk menang, baik dengan menggunakan kekuasaan, ataupun menggunakan media sosial.

Mulailah menyesuaikan semua perbuatan kita dengan syariat Allah Subhanahu wa Ta'ala dan akhlak Sayyidina Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. 

Tolonglah ummat dan masyarakat kita dari perpecahan dan saling bermusuhan. Cerdaskan mereka bahwa kita memilih pemimpin bangsa, bukan berperang dengan musuh-musuh Allah Subhanahu wa Ta'ala. 

Lalu bagaimana jika ada pihak yang salah atau berbuat zhalim? Ikuti ayat di atas; nasihati mereka, ajak mereka. Jika terus melakukan kemungkaran maka paksa  dan kembalikan yang zhalim itu, sampai mereka berada pada tempatnya yang benar.[Habib Nabiel Al-Musawwa]

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search