Bukan Sejuk, Ini Komentar KH Said Aqil Soal Dukungan Ijtima'


Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj turut mengomentari dukungan Ijtima' Ulama kepada pasangan Prabowo-Sandi.




Alih-alih menyampaikan komentar menyejukkan, Said Aqil justru berkata seperti ini.

“Silahkan pilih siapa terserah hati nurani masing-masing tapi jangan menggunakan agama untuk dijual. Menjual ayat Allah dengan harga murah hanya untuk kepentingan lima tahun,” kata Said Aqil di Kabupaten Jombang seperti diwartakan Inews, Selasa (18/9/2018).

Tak berhenti sampai di situ, Said Aqil juga menyatakan bahwa tindakan-tindakan keburukan akan bernilai lebih buruk ketika dilakukan atas nama Islam

"Tidak ada kejahatan lebih dari melakukan kejahatan atas nama Islam. Membunuh salah, tapi membunuh atas nama agama lebih jahat. Membakar rumah salah tapi membakar rumah atas nama Islam itu lebih salah,” terangnya.




Ijtima' Ulama Dukung Prabowo-Sandi


Ijtima' Ulama dan Tokoh Nasional II di Jakarta pada Ahad, (16/9/18) menyatakan wajib memilih pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno pada pilpres 2019 mendatang. 

"Wajib memilih pasangan calon pemimpin yang benar-benar amanah (punya integritas moral), fathonah (cerdas, berwibawa dan bijaksana), shiddiq (jujur, benar dan dapat diteladani), serta tabligh (aktif, komunikatif dan aspiratif)." demikian rilis yang diterima Tarbawia, Ahad (16/9/18). 

Selain alasan tersebut, pemimpin yang dipilih harus memenuhi beberapa syarat lain yang semuanya dimiliki pasangan Prabowo-Sandi. 

"Memiliki syarat: kematangan, keahlian, kepribadian, kesatriaan dan keperwiraan. Yaitu: Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Sandiaga Uno (hafizhahullahu'alayhima)." pungkas rilis tersebut. [Tarbawia]

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Diberdayakan oleh Blogger.