Peringatan Keras untuk Penghalang Dakwah Ustadz Abdul Somad

Ustadz Abdul Somad saat dihalangi di Bali (ilustrasi)


Sudahlah!
Oleh: Abrar Rifai




Membendung kebaikan seperti membendung air bah. Tidak akan pernah bisa. Yang terjadi justru air bah akan terus membanjiri semua permukaan. Sampai akhirnya tak ada ruang lagi, melainkan disitu ada kebaikan tersebut.

Menghalangi tabligh Ustadz KH. Abdul Shomad adalah pekerjaan sia-sia. Yang terjadi, UAS semakin dilarang, pembelaan ummat kepadanya semakin kokoh. Kecintaan orang kepadanya makin mendalam. Kerinduan ummat kepadanya semakin berat. Kebesaran UAS pun makin tak terkejar oleh mereka yang tak menyukainya.

Maka, bagi yang memang nganggur, tidak punya kegiatan atau memang menolak pengajian adalah kegiatannya, sila dilanjut jika kalian belum lelah. Hadang Ustadz Abdul Shomad. Tolak!




Tapi, ketahuilah oleh kalian, bahwa semua waktu yang kalian pakai untuk menolak ceramah UAS itu percuma tak berguna. Gak ngaruh, sia-sia. Tuas golek pegel awak!

Tapi, kalau kalian memang sudah mulai lelah, berehatlah. Atau kalian memang sudah mulai sadar bahwa kalian salah, berhentilah. Kembalilah kepada guru-guru kalian yang wicaksono. Ngajio maneh. Deraslah kembali berbagai kitab-kitan tuntunan.

Sudahlah. Jangan lagi lakukan perbuatan-perbuatan konyol, yang justru menjadikan kalian perkumpulan memuakkan, yang terus dibincang dan ditonton. []

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Diberdayakan oleh Blogger.