Universitas Negeri Malang (UM) Jalin Kerjasama dengan Universitas Elektronik Saudi




Universitas Negeri Malang (UM) senantiasa menguatkan jati dirinya sebagai The Learning University dengan terus melaksanakan program-program unggulan, khususnya di bidang pendidikan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan terus dilakukannya kerjasama dengan berbagai pihak. Terbaru, Perguruan Tinggi ini akan memperluas dan mengembangkan kerjasama dengan Universitas Elektronik Saudi/UES (Saudi Electronic University/SEU) Arab Saudi, pada Jum’at (28/9/2018).




Kerjasama tersebut dituangkan dalam Memorandum of Agreement (MoA) yang dilakukan bersama dengan 45 lembaga Se-Indonesia. UM terpilih sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Penandatanganan tersebut bertempat di ruang sidang Graha Rektorat UM lantai 9, pukul 08.00 s.d 11.00 WIB.

Menurut Rektor UM, Prof. Dr. Ahmad Rofiuddin., M.Pd, MoU ini sangat sesuai dengan program inovasi pembelajaran yang sedang digalakkan oleh UM.

“Laksana pepatah "pucuk dicinta ulam tiba". Program ini bermanfaat bagi UM pada umumnya dan bagi prodi pendidikan bahasa Arab khususnya. Program ini ikut menunjang peningkatan mutu lulusan, pengembangan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan iptek, serta kesiapan belajar mengembangkan keahliannya berbasis pembelajaran daring-luring dan transdisipliner.” Ungkap Rofiuddin

Kegiatan ini diinisiasi oleh Ittihad Mudarrisi al Lughah al Arabiyah (IMLA) yaitu asosiasi pengajar bahasa Arab di Indonesia. Menurut ketua IMLA Prof. Dr. Imam Asrori, M.Pd yang juga dosen Prodi Pendidikan Bahasa Arab UM adalah anugerah untuk meningkatkan dan memudahkan pembelajaran bahasa Arab secara online bagi seluruh masyarakat Indonesia.




“Kami mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Rektor Universitas Elektronik Saudi, yaitu Bapak Prof. Dr. Abdullah bin Abdulaziz Al Mosa bersama rombongan atas kerjasama dan kedermawanan yang diwujudkan dalam bentuk penganugerahan program Bahasa Arab Online dan Tes Standar Bahasa Arab kepada lembaga-lembaga di Indonesia secara khusus dan kepada masyarakat Indonesia secara umum.” Ucap Imam Asrori

Imam menambahkan, bahwa program digital tersebut sangat bermanfaat untuk pengembangan pembelajaran bahasa Arab di Indonesia. Lebih dari itu, melalui MoA ini program tersebut ditawarkan untuk digunakan secara gratis tanpa “mahar” sepersen pun. Jika secara mandiri, penggunaan program pembelajaran digital tersebut harus berbayar.

Program yang akan dihibahkan UES ini memiliki sejumlah kelebihan, yaitu (1) program didesain untuk diterapkan secara online, (2) program terdiri atas 6 level utama, 16 sublevel berstandar Eropa (Common European Framework of References for Languages (CEFR)), (3) program ini memuat 796 video interaktif, 12.000 file mp3, dan 6.320 gambar pembelajaran, serta ribuan latihan praktis, (4) pada setiap akhir tiga sublevel terdapat tes hasil belajar, dan (5) pada akhir program terdapat tes standar bahasa Arab.

"Penandatangan MoA tersebut diikuti dengan pelatihan dan sosialisasi pemanfaatan program. Kegiatan ini diikuti oleh 135 peserta yang merupakan delegasi dari 45 lembaga. UM berkomintmen untuk menerapkan program berbasis teknologi tersebut dalam proses pembelajaran bahasa Arab. Program ini mendukung program inovasi pembelajaran yang sedang dikembangkan dan digalakkan oleh UM" ungkap Dr. Hanik Mahliatussikah, salah satu peserta yang sekaligus juga ketua Jurusan Sastra Arab UM.[]

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Diberdayakan oleh Blogger.