Sebut Abal-Abal untuk Rilis Masjid Radikal, Penjelasan KH Tengku Zulkarnai Sulit Dibantah






Wakil Sekjen MUI, KH Tengku Zulkarnain menyampaikan julukan yang terdengar menyakitkan kepada P3M terkait rilis 41 masjid dan 50 penceramah radikal.





Julukan ini disampaikan langsung di depan Ketua PD P3M, Agus Muhammad saat acara diskusi #ILCMasjidTerpaparRadikal, Selasa (27/11/18) malam.

"Saya katakan, ini penelitian abal-abal. Gak kelaslah." kata Kiyai Tengku.

Penyebutan abal-abal dan tidak berkelas dinisbatkan oleh Kiyai Tengku karena minimnya riset dan sampel yang diambil. Sebagaimana diketahui, P3M hanya mengambil kesimpulan hanya dari 4 kali khutbah.

"100 masjid cuma diawasi 4 kali khutbah. Setahun, satu masjid 52 kali khutbah. Dan 1 masjid di Jakarta ini, umumnya satu penceramah hanya berceramah di masjid yang sama sebanyak 1 atau 2 kali dalam setahun." ungkap pensiunan dosen Universitas Sumatera Utara ini.

Dampak Rilis Masjid dan Penceramah Radikal


Kiyai Tengku juga menyampaikan dampak negatif dari rilis 41 masjid dan 50 penceramah radikal ini. Ia mengaku dicoret namanya dari beberapa masjid yang sudah memberikan jadwal mengisi acara.




"Tidak semua BUMN coret (nama saya). Saya di masjid BUMN belum dicoret, sudah lebih 19 tahun. Tapi begitu Direksi Garuda berubah, bulan lalu, saya dicoret. Ini mungkin gara-gara penelitian abal-abal ini. Di Telkom, saya ngajar di Telkom lama. Tiba-tiba setelah keluar penelitian ini, dicoret, dibilang radikal." tegas sang kiyai.

Tak Menolak Pancasila


Kiyai Tengku Zulkarnain tidak pernah menolak Pancasila. Pasalnya, kelima pasal dalam Pancasila sesuai dengan kandungan Al-Qur'an yang mulia.

Saat dituduh sebagai radikal, Kiyai Tengku mengungkap fakta bahwa dirinya merupakan pegawai negeri selama 30 tahun, dosen di Universitas Sumatera Utara dan pensiun dengan baik, juga terpilih sebagai Wasekjen MUI selama 2 periode padahal bukan berasal dari tokoh ormas ternama seperti NU atau Muhammadiyah. (Baca: KH Tengku Zulkarnain Permalukan Penuduh Radikal). [Tarbawia]

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.