Al-Qur'an Inspirator dan Motivator Peradaban



Makassar - Ketua Departemen Kaderisasi Dewan Pimpinan Wahdah Islamiyah, Ustadz Ir. Taufan Djafri, M.Hi tampil sebagai pemateri Seminar Al-Qur'an dengan tema "Al-Qur'an Menjawab, Sains Membuktikan" di Aula Kampus Politeknik ATI Makassar, Ahad (25/11)

Setiap peradaban memiliki bekal dalam perjalanannya dan peradaban Islam memiliki bekal terbaik yakni yakni Al-Qur'an. Peradaban Islam telah ada di zaman Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.

"Peradaban yang lahir di zaman Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, Tabi'in dan Asbaut Tabi'in. Peradaban Al-Qur'an dan Sunnah adalah landasan utamanya adalah aqidah". Ungkapnya

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab Makassar (STIBA Makassar) ini melanjutkan bahwa Manusia, Islam dan Al-Qur'an adalah inspirator peradaban itu ada.

"Al-Qur'an adalah inspirator dan motivator dalam melahirkan peradaban, tidak ada peradaban jika tidak ada manusia. Peradaban adalah hasil karya menusia berdasarkan hasil pemikirannya. Islam dan Al-Qur'an ada maka akan melahirkan peradaban". Ucapnya dengan suara lantang

Peradaban Al-Qur'an akan merubah kehidupan manusia ketika telah masuk ke dalam hatinya dan manusia menyerahkan hidupnya untuk di atur oleh Al-Quran sebagai nafas peradaban.

"Hati ini adalah pemimpin peradaban dalam diri manusia terhadap akal dan pemikiran. Jika hati manusia rusak maka rusaklah manusia, jika manusia rusak maka rusaklah peradaban". Ujarnya

Dai' Wahdah Islamiyah ini menutup materinya dengan mengajak kepada seluruh peserta agar kembali kepada Al-Qur'an dan Islam, memperkuat ruhiyah kita.

"Manusia hidup dengan dua ruh, pertama ruh risalah, kedua ruh badan atau jasad. Jika manusia hanya hidup dengan ruh jasad maka peradaban itu tidak akan di raih. Nanti akan di capai jika Allah meniupkan kepadanya ruh risalah. Mari kembali kepada Al-Qur'an dan Islam. Ruh Iman, ruh risalah dan ruh Al-Qur'an peradaban penuh ada, akhlak dan moral". Tuturnya. [Muhammad Akbar]
Diberdayakan oleh Blogger.