Fakta Pedih Di Balik Tewasnya Wartawan di Bogor


Duka kembali menyelimuti langit kebebasan berpendapat di Indonesia. Wartawan televisi, Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufy ditemukan tewas dengan cara mengenaskan.




Jasad Dufy pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung di sebuah drum plastik di Kampung Narogong, Klapanunggal, Bogor, Jawa Barat, Ahad (18/11/18) pagi.

"Mayat tersebut ditemukan pertama kali pada jam 06.00 WIB oleh pemulung wanita berinisial SA (56). Ibu tersebut mendekati drum plastik berwarna biru yang tertutup rapat dan terikat oleh lakban hitam." kata Humas Polres Bogor dalam bentuk rilis kepada awak media.

Pemulung wanita itu berteriak setelah mengetahui bahwa yang berada di dalam drum plastik berwarna biru bukanlah sampah, melainkan jasad manusia. Ia memanggil warga sekitar untuk meminta bantuan.

Kepedihan


Kepergian Dufy menyisakan pertanyaan. Kepedihan kian bertambah bagi istri dan keluarga yang ditinggalkan. Berdasarkan keterangan salah satu rekan Dufy di TV Muhammadiyah, Dufy meninggalkan 6 orang anak. 3 orang laki-laki dan 3 orang perempuan yang semuanya masih kecil-kecil.




Kesaksian Rekan Kerja


Rekan Dufy di TV Muhammadiyah, Purnomo Harry menyampaikan kesaksiannya terkait kepribadian dan kapasitas Dufy di dunia jurnalistik. Purnomo mengaku kehilangan dan sangat memberikan apresiasi kepada kinerja Dufy.

"Kami merasa sedih dengan kejadian ini. Kami merasa kehilangan karena beliau yang terbaik dan pekerja keras, sukses membesarkan TVMu." ungkap Dirut SDM PT TVMu Surya Utama, Purnomo Harry seperti dilansir Okezone.

Purnomo menjelaskan, Dufy pernah aktif dan bekerja sebagai freelance di TV Muhammadiyah. 





Keterangan Ary Gumilar


Melalui akun fesbuknya, Ary Gumilar membeberkan siapa sosok Dufy yang meninggal secara memprihatinkan. Dufy dan Ari  merupakan alumni SMA Negeri 13 Jakarta yang aktif di ekskul KIR, Pramuka, dan lulus pada 1992. 

Masih merujuk kepada keterangan Ari, Dufy menempuh pendidikan tinggi di IISIP Jakarta. Karir jurnalistiknya diasah di Rakyat Merdeka, Indopos (Jawa Pos Group), Berita Satu Group, freelance di TV Muhammadiyah dan tenaga ahli di TVRI. [Tarbawia]



Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.