Temuan Masjid dan Penceramah Radikal Dinilai Bikin Gaduh, P3M Ngeles?




Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) terkesan ngeles ketika ditanya rinci terkait laporan 41 masjid dan 50 penceramah terpapar radikal.






Kesan ngeles ini terbaca dalam #ILCMasjidTerpaparRadikal, Selasa (27/11/18) malam.

"Kami tidak sampai ke sana. Hanya analisis khutbahnya. BIN yang berhak menjawab karena yang mengeluarkan rilis itu BIN." kata Ketua DP P3M, Agus Muhammad saat ditanya apakah KH Tengku Zulkarnain termasuk penceramah radikal atau bukan.

Agus juga menjelaskan, yang dilakukan lembaganya bukan merupakan penelitian. Katanya, temuan 41 masjid dan 50 penceramah radikal itu hanya merupakan studi.

"Saya tidak menyebut ini penelitian, tetapi lebih tepatnya studi. Kesimpulan kami, ini bersifat indikatif ketimbang konklusif." erangnya.





Agus membuka kemungkinan adanya fakta lain di luar temuan P3M. Bisajadi, lanjut Agus, fakta di lapangan tidak sesuai dengan studinya antara lebih parah atau lebih moderat.

"Kami sadar betul, ini tidak mewakili kesuluruhan yang ada di sana. Karena itu, kami menganggap, ini jangan dilakukan generalisasi karena bahaya kalau diberlakukan generalisasi. Generalisasi akan menyamaratakan semua hal, padahal itu berbeda." tuturnya.

Terkait penceramah radikal, Agus mengaku hanya menemukan empat fakta. Itu pun bukan dialamatkan kepada khatib, tetapi kontennya.

"Temuan kami hanya khutbah. Itu pun hanya 4 kali. " tutup Agus.

Sebelum itu, Agus menjawab pertanyaan Karni Ilyas bahwa Wasekjen MUI KH Tengku Zulkarnain termasuk radikal menengah. Namun, Agus menyampaikan alasan dengan nada terbata-bata dan terkesan membuat bingung karena dua kali menyebut 'apa namanya'. (Baca: KH Tengku Zulkarnain Disebut Radikal Tengah?) [Tarbawia]

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.