Mengaku Diplintir Media, Ini Jawaban Telak Karni Ilyas untuk Agus Muhammad




Presiden Indonesia Lawyer Club (ILC) Karni Ilyas menyampaikan jawaban yang singkat tapi telak atas pernyataan Ketua DP P3M Agus Muhammad bahwa tidak ada media yang mengutip pernyataannya secara utuh terkait temuan 41 masjid dan 50 penceramah radikal.




"Ya malam ini sudah menyebut di media kan? Walaupun sudah heboh duluan." kata Karni singkat, Agus Muhammad terdiam dan meletakkan microphone.

Sebelumnya, Agus menyatakan bahwa temuan 41 masjid dan 50 penceramah radikal oleh P3M bukan merupakan penelitian. Ia mengaku, temuan itu hanya studi.

Ia juga menjelaskan, studi itu bukan merupakan kesimpulan (konklusif) tetapi indikasi yang bisa jadi tidak selalu sama dengan fakta di lapangan. 

"Bisajadi realitas yang sebenarnya lebih parah atau bisa jadi realitas yang sebenarnya itu lebih moderat. Baru bersifat indikatif." kata Agus melanjutkan.

Pernyataan itulah, menurut Agus, yang tidak disebut oleh satu pun media.




"Tapi pernyataan saya ini belum ada satu pun media yang menyebut bahwa studi ini bersifat indikatif, bukan konklusif." pungkasnya, lalu Karni menyampaikan bantahan telak.

KH Tengku Zulkarnain Disebut Radikal Tengah


Dalam diskusi #ILCMasjidTerpaparRadikal, Agus Muhammad menyatakan bahwa Wasekjen MUI, KH Tengku Zulkarnain tergolong radikal tengah.

Kesimpulan ini disampaikan Agus setelah mendengar ceramah KH Tengku terkait oknum yang menghina jenggot padahal oknum tersebut mengetahui bahwa jenggot sunnah. Menghina jenggot padahal dirinya tahu sunnah, kata Tengku, bisa berakibat pada kemurtadan. (Baca: Alasan Membingungkan Agus Sebut KH Tengku Zulkarnain Radikal Tengah).

P3M Ngeles?


Agus Muhammad juga menyampaikan pernyataan bahwa dirinya tidak punya wewenang menentukan seorang penceramah sebagai radikal atau bukan karena yang berhak menyampaikan rilis hanyalah Badan Intelejen Negara (BIN). (Baca: Temuan Masjid dan Penceramah Radikal Heboh, P3M Ngeles?) [Tarbawia]



Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.