Heboh Pembebasan Ust Abu Bakar Ba'asyir, Keterangan Menko Polhukam Sakiti Ummat Islam?


Menteri Koordinator Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto menyampaikan konferensi pers secara mendadak terkait isu pembebasn Ustadz Abu Bakar Ba'asyir. Keterangan Menteri Wiranto terbilang mengejutkan.




Selain mengejutkan, keterangan Wiranto bertolak belakang dengan keterangan pejabat yang heboh sebelumnya. Adakah hati ummat Islam tersakiti?

"Atas dasar pertimbangan kemanusiaan maka Presiden sangat memahami permintaan keluarga tersebut. Namun, tentunya masih perlu dipertimbangkan dari aspek-aspek lainnya," ujar Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, seperti dilansir Republika.

Lakukan Kajian


Menteri Wiranto juga menyebutkan bahwa Presiden Jokowi menugaskan kepada pejabat terkait untuk melakukan kajian secara mendalam dan komprehensif.

"Inilah penjelasan resmi setelah saya melakukan kajian, melakukan rapat koordinasi, bersama seluruh pejabat terkait," jelasnya. 




Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan bahwa pembebasan Ustadz Abu Bakar Baasyir dilakukan demi dan atas dasar pertimbangan alasan kemanusiaan. 

"Ya yang pertama memang alasan kemanusiaan. Artinya beliau kan sudah sepuh, ya pertimbangannya kemanusiaan," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah meninjau Rusun Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah di Desa Nglampangsari, Cilawu, Garut, Jabar, Jumat (18/1). 

Pernyataan Presiden Jokowi dikuatkan dengan pernyataan Cawapres KH Ma'ruf Amin yang menyatakan bahwa Jokowi juga berkemauan merawat Ustadz Abu Bakar Ba'asyir.

Tim Jokowi lainnya, Yusril Ihza Mahendra juga menjelaskan bahwa pembebasan Ustadz Abu Bakar Ba'asyir sudah mendapatkan restu Jokowi atas dasar kesehatan.
"Iya, termasuk kondisi kesehatan masuk dalam pertimbangan itu," ujar Yusril.[Tarbawia]

Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

085691479667 (WA)
081391871737 (Telegram)



Diberdayakan oleh Blogger.