Rumah konsep pesanstren

Pendukung Capres 01 #UninstalBukalapak, Pakar Media: Mikir!

- Februari 15, 2019

Peta Percakapan #UninstalBukalapak

Pakar media jebolan ITB, Ismail Fahmi menyesalkan tindakan netizen yang menyerukan gerakan #uninstalbukalapak. Menurutnya, gerakan tersebut merugikan karya anak bangsa.




"Mikir!" tulis Fahmi di akhir status fesbuknya, Jum'at (15/2/19) dini hari.

Dalam unggahan berjudul "Politik Telah Meng-uninstal Karya Anak Bangsa", Pendiri Media Kernell Indonesia ini menerangkan kerja keras para pendiri startup seperti Bukalapak.

"Saya sering dengar cerita perjuangan mereka yang membangun startup hingga mulai mendapat funding, dan mulai jadi unicorn. Bisa ditanya, lebih banyak peluh dan airmatanya atau dukungan dan kemudahan dari pemerintah? Tanya sendiri, saya ndak akan bilang. You will understand." terangnya.

Penjelasan Ismail


Ismail menyajikan data percakapan #uninstalbukalapak yang bermula dari kritik CEO Bukalapak, Achmad Zaky tentang minimnya dana riset yang digelontorkan oleh pemerintah.




Zaky juga berharap, siapa pun Presiden baru yang terpilih bisa menaikkan dana riset yang saat ini juahnya jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan negara-negara lain.

"Padahal yg dimaksud presiden baru bisa saja Presiden 2019-2024. Siapa pun dia. Dan saya kira dia tidak berharap budget ini dinaikkan oleh Presiden lama, Presiden 2014-2019. Karena udah mau selesai." tambah Ismail.

Para pendukung capres 01, lanjut Ismail, merasa tersinggung dan menganggap Zaky tak tahu berterima kasih hingga melakukan gerakan #uninstalbukalapak.

"Mereka tersinggung. Menganggap Zacky tidak tahu berterimakasih." tulis Ismail.


Cuitan Zaky soal dana riset yang akibatkan pendukung cares 01 tersinggung

Respons netizen atas cuitan Zaky


Harapan kepada Bukalapak





Menurut Ismail, bangsa Indonesia menaruh harapan besar kepada Bukalapak yang masih bertahan di tengah kesulitan usaha yang melanda di negeri ini. Namun miris ketika ada aksi yang justru berindikasi mematikan harapan tersebut.

"Kini tinggal Bukalapak yang porsi nasionalnya masih tinggi, dibanding unicorn yang lain. Dan ini pun akan dimatikan oleh salah satu kubu, karena tersinggung secara politik." tambahnya.

Selain menyayangkan, Ismail melontarkan pertanyaan bernada kritis. Pasalnya, aksi #uninstalbukalapak ini berdampak pada para pengusaha baru yang kerap berjuang sendirian.

"Lalu, dengan tagar #UninstalBukalapak, sebenarnya pesan apa yang ingin disampaikan oleh kubu 01 kepada para millenial dan enterpreneur muda yg telah berjuang membangun unicornnya (sendirian)? Apakah millenial dan enterpreneur muda makin simpati dengan aksi ini? " tanya Ismail.

Ismail juga menjelaskan bahwa aksi #uninstalbukalapak memiliki latar belakang yang berbeda dengan #uninstalgojek beberapa waktu silam.

"Dulu pernah ada #UninstalGojek karena isu L6BT. Pesannya jelas, soal value, soal moral." pungkas Ismail. []


Tarbawia
Bijak Bermedia, Hati Bahagia

Bergabung Untuk Dapatkan Berita/Artikel Terbaru:


Info Donasi/Iklan:

081391871737 (Telegram)



Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search