9 Provinsi Siap Pecahkan Aksi #KedaulatanRakyat

- April 25, 2019

Ketua BPN, Jenderal Djoko Santoso secara resmi mengumumkan adanya aksi #KedaulatanRakyat. Pengumuman ini disampaikan Djoko saat syukuran kemenangan Prabowo-Sandi di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, Rabu (24/4/19).

Aksi #KedaulatanRakyat merupakan salah satu rekomendasi dari pertemuan tokoh nasional, jenderal, purnawirawan, tokoh lintas agama, cendekiawan, dan ulama di kediaman Prabowo Subianto, Kertanegara, Jaksel, Selasa (23/4/19). Aksi #KedaulatanRakyat ini dijamin oleh undang-undang bahwa warga negara diberi ruang berkumpul untuk menyatakan pendapat.

Dalam aksi #KedaulatanRakyat ini, Prabowo Subianto beserta perwakilan BPN dan para tokoh ummat serta lintas agama akan kembali menyapa masyarakat. Rencannya, Prabowo akan menyapa masyarakat di 9 provinsi dimana pasangan 02 berhasil menang telak.

Dari 9 provinsi, ada beberapa provinsi yang semula dimenangkan oleh Jokowi pada pilpres 2014, tetapi pada pilpres 2019 berhasil direbut oleh Prabowo. Detail 9 provinsi ini masih terus digodok oleh BPN merujuk berdasarkan perhitungan real count saat hari pencoblosan pada Rabu (17/4/19).

Diantaranya Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur.

Pada aksi #KedaulatanRakyat ini, Prabowo akan menyapa para pendukung dan relawan yang telah berjuang selama pilpres 2019. Kegiatan yang akan dilangsungkan tak jauh dari dua ciri utama: kebhinnekaan dan keummatan.

Selain Prabowo dan tokoh nasional yang akan hadir dalam dan menyampaikan orasi dalam aksi #KedaulatanRakyat adalah Ustadz Bachtiar Nasir dan eksponen penggerak aksi 212 lainnya.

Ummat di daerah sudah menunggu, bersiap menyambut dan mendukung penuh tercapainya #KedaulatanRakyat untuk seluruh warga NKRI. [KI]
Advertisement

3 komentar

avatar

alhamdulilah ciri pemimpin yg tak lupa pd siapa yg ikut berjuang

avatar

Jangan lupa sisakan nasbungnya buat kucingnya wowo

avatar

Anda salah persepsi. Anda kira Pak Prabowo itu pengemis sampai-sampai tak bisa kasih makan kucingnya. Jangan-jangan kucingnya lebih mahal dari pada dirimu.


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search