Sebut Pemilu Terkait Ibadah dan Ideologi, UBN Ingatkan Akibat Rezim Jahat

- April 04, 2019

Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) menegaskan bahwa pemilu yang dilangsungkan setiap 5 tahun di Indonesia bukan hanya soal pesta demokrasi. 

Menurutnya, pemilu merupakan bagian ibadah dalam kaca mata seorang Muslim juga terkait erat dengan ideologi ummat Islam.

"Pemilu 5 tahun bukan sekadar pesta demokrasi. Bagi saya, ini adalah bagian dari ibadah dan sangat erat kaitannya dengan masalah ideologi." kata UBN melalui pesan suara kepada Tarbawia, Kamis (4/4/19).

Ingatkan Akibat Rezim Jahat


UBN menambahkan, dalam ideologi Muslim soal kepemimpinan sudah dijelaskan panjang lebar oleh Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.

Misalnya, lanjut UBN, seperti dijelaskan dalam riwayat Imam Tirmidzi terkait balasan kebaikan bagi pemimpin yang adil.

"Dalam riwayat Tirmidzi (disebutkan) pemimpin yang adil adalah yang dekat tempat duduknya nanti di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala di akhirat." lanjutnya.

Sedangkan pemimpin yang ingkar janji dan jahat kepada rakyat, kata UBN menjelaskan hadits tersebut, kelak mendapatkan siksa yang kerasn

"Dan yang paling keras siksanya adalah pemimpin yang jahat kepada rakyatnya karena tidak menjalankan amanah." pungkas UBN. [Tarbawia]


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search