Rumah konsep pesanstren

Waspada! Begini Cara Musuh Islam Jauhkan Ummat dari Al-Qur'an

- Agustus 31, 2019


 وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّشْتَرِيْ لَهْوَ الْحَدِيْثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۖ وَّيَتَّخِذَهَا هُزُوًا  ۗ اُولٰٓئِكَ لَهُمْ عَذَا بٌ مُّهِيْنٌ

"Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan percakapan kosong untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikannya olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan." (QS. Luqman [31]:6)

Bangsa Arab ketika itu, pada zaman Rasulullah, sangat mengapresiasi sastra. Ada orang yang ketika berpidato di depan publik kata-katanya luar biasa indah dan bermakna. 

Kata-kata itu sangat diapresiasi sekali. Jadi jika ada suku yang bisa melakukan itu, mereka akan menjadi suku yang terhormat. 

Kemudian tiba-tiba Rasulullah datang membawa Al Qur'an yang kosakatanya sangat indah. Tatanan bahasa dan maknanya juga dalam sekali sehingga orang kafir berpikir bahwa Nabi Muhammad dan Al Qur'an ini bahaya sekali. 

Mereka berpikir, jika Muhammad dibiarkan pasti banyak orang terpengaruh, banyak orang yang akan masuk Islam.

Sehingga mereka mengundang penyanyi dari luar negeri untuk melakukan konser di Tanah Arab supaya orang tidak mendengarkan Muhammad dan fokus pada enternainment ini, fokus pada konser ini sehingga orang-orang tidak mendengarkan Al Qur'an.

Jadi ada orang yang spending uang untuk mendatangkan musik dari luar negeri sehingga orang fokus dengan entertainment ini dan tidak mendengarkan Al-Qur'an.

Entertainment ini bentuknya macam-macam dan terdapat di ponsel kita masing-masing.  Di dalam ponsel itu terdapat banyak entertainment mulai dari game, musik,film dan segala macam.

Semua ini membuat kita fokus kepada entertainment dan berpaling dari Al-Qur'an. [Ustadz M Choiril Alam]
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search