Rumah konsep pesanstren

Doa Kok Maksa

- Oktober 30, 2019


Doa Kok Maksa

Saya kurang sepakat dengan ajaran doa detail yang berpeluang 'mengatur' Allah. Padahal, Kuasa Allah itu tanpa batas, sesuka-sukanya Allah saja. 

Mau ngasih terserah Allah. Mau nahan juga terserah Allah. Terus, ente siapa kok gaya-gayaan ngatur, minta ini itu segini segitu? 

Tapi, saya sepakat dengan meminta sampai hal terkecil. Bedain antara detail dengan terkecil.

Meminta sampai yang terkecil itu memiliki makna ketergantungan hanya kepada Allah dan menyerahkan semuanya hanya pada Allah Ta'ala. Sampai-sampai, untuk urusan kecil yang  terkesan diremehkan dan sepele pun, kita gak mampu dan memintanya kepada Allah Ta'ala. 

Misalnya, Nabi pernah ngajarin agar kita meminta kepada-Nya meski untuk sebuah garam bagi makanan kita. Atau misalnya, Nabi pernah ngajarin kita agar berdoa supaya tidak menyerahkan diri kepada diri kita sendiri meski sekejap mata. 

Di sini, penting banget memahamkan diri agar terus berdoa. Apa saja, bawa dalam doa. Untuk urusan apa saja, tetaplah berdoa. 

Jika sudah seperti ini, insya Allah semua urusan kita mudah dan kecil karena kita menyandarkan dan meminta bantuan kepada Allah Ta'ala Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu 

Ya Allah, tolong kami untuk senantiasa mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu, dan membaguskan ibadah kepada-Mu.

Ya Allah, kurniakanlah kepada kami petunjuk, ketaqwaan, perasaan cukup, dan kekayaan. []
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search