Dua Kali Jadi Wapres, JK Ungkap Kenangan Manis Bersama PII

- November 16, 2019


Yogyakarta - Muhammad Jusuf Kalla yang dua kali menduduki jabatan orang nomor dua di Republik Indonesia menceritakan masa indahnya bersama Pelajar Islam Indonesia (PII).

JK yang merupakan generasi awal PII mengaku mendapatkan banyak manfaat dari organisasi pelajar Islam pertama di Indonesia ini.

"Saya mendapat materi kebangsaan pertama dari PII, latihan materi pidato, bukan dari sekolah. Saya mengenal pelajar antar sekolah dari PII," ucap JK saat membuka Muktamar ke-6 Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) di Hotel Grand Keisya, Yogyakarta, Sabtu (16/11/19).

Sebagai sosok yang menjadi anggota PII sejak sekolah menengah pertama (SMP), JK menyatakan bahwa saat ini sebagian besar anggota PII merupakan mahasiswa. Menurut JK, hal ini disebabkan oleh semakin maraknya organisasi pelajar seperti OSIS, Pramuka, dan lainnya.

Dalam menghadapi perkembangan zaman, JK menyampaikan pesan agar PII terus berkembang dengan memberikan konten-konten kebangsaan kepada seluruh anggotanya.

"Jangan di PII diberikan pemikiran-pemikiran yang radikal. Harus diisi dengan kebangsaan dan jalin silaturrahim antar sekolah,” tambah lelaki asal Makassar, Sulsel ini. 

Di depan 32 pengurus wilayah dan 236 pengurus daerah KB PII, JK juga menyampaikan pesan yang merupakan kunci berkembangnya organisasi.

"Apabila PII tidak berkembang di bawah, saya kira 10 tahun tidak ada KBPII. Jangan keluarga besar ini lebih besar dari PII nya. PII nya harus lebih besar dari keluarga besarnya,” tegas JK.

Untuk diketahui, Muktamar ke-6 KBPII berlangsung di Yogyakarta pada 14-17 November 2019. Salah satu agenda muktamar adalah memilih kepemimpinan untuk empat tahun kedepan. Muktamar dihadiri 623 orang peserta yang terdiri dari 348 peserta aktif dan 275 peserta peninjau. Peserta berasal dari perwakilan daerah, wilayah, dan luar negeri. []
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search