Anies Bagikan 20 Juta Masker, Netizen: Kok Gak Dilempar dari Mobil?

- Mei 02, 2020


Menanggapi langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang membagikan dua juta masker kepada warga, netizen menyampaikan dua pertanyaan bernada sindiran telak. 

Kepada siapa sindiran ini dialamatkan? Sayangnya, netizen gak menyebutkan identitas atau inisial. 

"Lho kok nggak ada tulisan "bantuan gubernur"nya, Pak? Baginya juga kok nggak dilempar-lempar dari mobil gitu?" tanya Zainuddin. 

"Alhamdulillah ditulisnya bantuan pemprov DKI, ditulis bantuan negara juga gpp pak, yg penting jangan "bantuan gubernur dki" krn itu bukan uang pribadi bapak... Barakallahu fikum." tambah Rama.



Dalam unggahannya, Anies menyebutkan bahwa Pemprov DKI akan membagikan masker gratis sebanyak 20 juta. Masker kain ini merupakan wujud kesungguhan Pemprov DKI dalam menanggulangi virus Corona yang ditemukan pertama di Wuhan, China. 

"20 juta masker kain diproduksi dan dibagikan untuk seluruh penduduk Jakarta. Tiap orang berhak mendapatkan 2 masker. Diberikan secara gratis.

Ini bagian dari ikhtiar Pemprov DKI Jakarta untuk melindungi warga sekaligus menggerakkan roda perekonomian di kampung-kampung.

Penduduk Jakarta yang masih berkegiatan di luar rumah wajib menggunakan masker sebagai ikhtiar untuk menahan potensi penularan dari hulunya yaitu hidung dan mulut.

Perumda Pasar Jaya kemarin telah membagikan 1,5 juta masker kain untuk warga Jakarta, sebagian dari masker ini termasuk dalam paket bansos yang dibagikan sejak awal April.

Masker kain ini dibuat oleh 1.526 industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM) binaan yang bergerak di komoditi fesyen di lima wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Penjahit di begitu banyak tempat bisa hidup dari membuat masker ini. Semuanya memakai bahan yang sesuai standar, dan lapisan yang cukup sehingga insyaAllah aman digunakan untuk pencegahan penularan COVID-19.

Hingga akhir Mei akan tuntas diproduksi hingga 20 juta masker kain. 20 juta masker kain ini akan dibagikan setiap minggu kepada seluruh warga di Jakarta. Pembagiannya melalui Kelurahan, kemudian ke RW/RT, lalu ke setiap Kepala Keluarga yang ada di Jakarta.

Mari bersama-sama mencegah penularan COVID-19 dengan cara menggunakan masker kain."
Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search