Di ILC, Sadi Blak-Blakan Soal Isu Mahar 1 Triliun


Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Shalahuddin Uno blak-blakan soal isu mahar politik sebesar 1 triliun saat menjadi nara sumber Indonesia Lawyer Club (ILC) pada Selasa (14/8/18) malam.




"Saya membantah dan saya garis bawahi, itu tidak benar. Mohon dicabut pernyataannya. Itu tidak benar." kata Sandi di panggung #ILCAntaraMaharDanPHP pada Selasa (14/8/18) malam.

Sandi terdengar tegas. Pandangannya tertuju ke arah kamera. Suaranya teratur. Sesekali berhenti untuk memberikan tekanan. Hadirin di studio menyambutnya dengan tepuk tangan.

Pertanyaan Karni Ilyas


Menjawab pertanyaan Presiden ILC, Karni Ilyas soal kisah dibalik pencawapresannya, Sandi menyebutkan bahwa hal itu bagian dari sejarah yang penuh dinamika, full 24 jam selama tiga hari terakhir sebelum deklarasi.
"Itu semuanya bagian dari sejarah." kata Sandi, singkat.

Proses itu, menurutnya, merupakan bagian dari mendengar aspirasi masyarakat yang diputuskan dengan cara kekeluargaan demi kebangsaan.




"Semuanya dilakukan dalam bentuk kekeluargaan, kebersamaan. Ada dinamika, ada suasana yang cair. Kita sepakat pada kepentingan yang berpihak kepada rakyat."

Aspirasi rakyat itu, lanjut Sandi, harus diwujudkan dalam bentuk pasangan capres-cawapres yang mampu menghadirkan pemerintahan kuat dan fokus kepada percepatan pembangunan ekonomi.

"Kepada aspirasi rakyat agar didengar dan dikonkretkan dalam bentuk kesepakatan bersama." ungkapnya.

Soal berbagai analisa dari pengatam politik, Sandi juga menafikan. Meski ia mengakui adanya dinamika dalam penentuan nama cawapres.

"Bumbu-bumbu cerita itu, saya pastikan tidak akurat. Banyak spekulasinya." tutup Sandi. [Tarbawia]

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Diberdayakan oleh Blogger.