Amalkan Perintah Nabi, Begini Sikap Ust Adi Hidayat Hadapi Hinaan






Dai Nasional Ustadz Adi Hidayat menunjukkan kelasnya sebagai dai yang patut diteladani. Saat mengalami persekusi, hinaan, dan cacian, Ustadz Adi melakukan amalan yang dianjurkan dan dicontohkan Nabi dalam menghadapi para pembencinya.





"Tunjukkan respons dengan cara yang baik. Minimal kita doakan dulu (agar) lebih baik, setelah itu kita teliti beritanya, baru kita berikan respons-respons yang mulia." kata Ustadz Adi, Kamis (6/9/18) malam. 

"Tolong respons setiap situasi dengan baik. Jangan mencela. Jangan mencaci maki." tegas Ustadz Adi, mengulangi.

Ustadz Adi mengajarkan kepada jamaahnya dan umat Islam secara umum agar bersatu. Jangan sampai terpecah belah. Perpecahan akan membuat umat Islam lemah dan mengundang sorak musuh-musuh Islam.

"Jangan kita terpecah belah, jangan saling mencaci, itu tidak baik. Kalau dua orang islamnya sama-sama ribut begini, nanti yang tertawa orang lain. Dan kita akan lemah dalam konteks demikian." lanjut sang ustadz lulusan Libya ini.




Tak hanya itu, Ustadz yang hafal Al-Qur'an dan hadits serta hafal letaknya di dalam kitab ini menyarankan agar tetap berbuat baik, meskipun kepada orang-orang yang berlaku jahat padanya.

"Tolong sikapi dengan  bijak, dengan baik. Jangan pernah mencela. Kalau ada yang seperti itu, tetap bangun silaturahim, doakan dengan baik, kemudian setelah itu tetap bangun silaturahim walaupun mungkin Anda tidak banyak disapa dan sebagainya." pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Nabi Muhamamd tetap bersikap baik kepada semua yang menghina dan mencelanya. Bahkan Nabi Muhammad menjadi orang yang pertama kali menjenguk ketika orang yang terbiasa menyakitinya terbaring sakit. [Tarbawia]

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Diberdayakan oleh Blogger.