Palu Akan Kembali Ditimpa Bahaya? Ini Petunjuk dari Habib Segaf


Habib Segaf bin Muhammad Al-Jufri bersama Habib Syeikh (sebelum gempa dan tsunami)

Pimpinan Pusat Al-Khairat, Habib Segaf bin Muhammad Al-Jufri akhirnya angkat bicara soal gempa dan tsunami yang menimpa Donggala, Sigi, dan Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Jum'at (28/9/18).




Dengan suara yang agak berat dan bertenaga, Habib Segaf juga menjelaskan terkait isu yang menyatakan bahwa Kota Palu akan kembali ditimpa bahaya setelah gempa 7,4 SR itu.

"Masyarakat Kota Palu dan sekitarnya, kami harapkan supaya tenang. Apa yang telah menimpa kita ini merupakan ujian dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Dan sekarang, insya Allah, sekarang sudah aman. Dan sesuatunya sudah kembali sebagaimana biasa." kata Habib Segaf dalam sebuah rekaman pendek yang dirilis oleh Al-Khairat Pusat.

Habib menepis adanya isu-isu yang bersifat menakut-nakuti dan kian diembuskan secara massif kepada masyarakat Kota Palu hingga menimbulkan ketidaknyamanan.

"Insya Allah, dari sekarang ini, Kota Palu akan aman untuk selamanya." lanjut Habib Segaf.




Ajakan Berdoa


Guna menggapai keamanan dan kenyamanan serta keberkahan, Habib Segaf mengajak masyarakat Kota Palu dan Bangsa Indonesia untuk senantiasa berdoa.

"Kita banyak berdoa kepada Allah. Kita selalu shalat pada waktunya. Dan kita selalu bersyukur kepada Allah karena masih diberi hidup sampai saat ini." ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, dan Kota Palu dihantam gempa besar berkekuatan 7,4 SR. Musibah di Kota Palu bertambah dengan adanya dampak tsunami dan likuifaksi.

Perumahan Balaroa dan daerah Petobo merupakan terdampak likuifaksi dimana tanah menjadi lumpur, bergerak secara horisontal dan menelan semua benda yang di atasnya. Hingga kini, korban nyawa sekitar 1800-an dan sekitar 5000 lainnya masih tertimbun reruntuhan. [Tarbawia]

Gabung ke Channel Telegram Tarbawia untuk dapatkan artikel/berita terbaru pilihan kami. Join ke Tarbawia



Diberdayakan oleh Blogger.